Kerahkan Dua Ekskavator, Tongkang Kandas di Perairan Belinyu Belum Berhasil Dievakuasi
February 05, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Proses evakuasi tongkang CITRA 3003 yang kandas terdampar di perairan Pantai Pesaren, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Kamis (5/2/2026) belum membuahkan hasil.

Meski sudah melibatkan dua unit ekskavator untuk mendorong dan dua unit tugboat untuk menarik, evakuasi tongkang kandas tersebyt tidak menunjukan adanya pergerakan.

Tongkang berwarna hitam dan list warna oranye itu masih tak dapat digerakan ataupun ditarik ke perairan yang lebih dalam. Alhasil, upaya evakuasi hari ini pun berbuah nihil dan terpaksa kembali dihentikan.

Demikian yang disampaikan oleh Ferdi, Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Belinyu Kantor KSOP Pangkal Balam. Proses evakuasi tersebut dilakukan sejak pukul 08.00 WIB ketika kondisi pasang air laut tertinggi pada hari ini.

“Proses penarikan berjalan sekitar 40 menit, namun tidak ada tanda-tanda pergeseran pada tongkang. Pada pukul 08.50 WIB tali towing putus sehingga proses evakuasi tidak dapat dilanjutkan pada hari ini,” kata Ferdi.

Adapun faktor yang menghambat evakuasi yakni kondisi pasang air laut tertinggi pada hari ini hanya berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Alhasil, lambung tongkang tidak dapat seluruhnya terendam air.

Selanjutnya, rencana evakuasi lanjutan akan dilakukan pada perkiraan tanggal 16 Februari atau 18-19 Februari 2026 dimana estimasi air tertinggi akan bertahan 3 jam.

Kemungkinan pada saat tanggal tersebut proses evakuasi akan berhasil karena posisi lambung tongkang seluruhnya akan terendam air laut.

“Besok kita rapatkan lagi, kita evaluasi apa kekurangan-kekurangannya sehingga nanti pada pelaksanaan (evakuasi-red) selanjutnya lebih matang lagi,” imbuhnya.

Sekedar informasi, tongkang CITRA 3003 kandas terdampar di perairan Pantai Pesaren, Belinyu sejak 25 Januari 2026 lalu. Tongkang itu dalam perjalanan dari Batam ke Pontianak yang ditarik menggunakan tugboat Citra 05.

Dalam perjalanannya, kondisi cuaca buruk sehingga membuat awak kapa tugboat terpaksa melepas tali ikatan tongkang demi keselamatan.

Upaya evakuasi tongkang mulai dilakukan sejak Rabu (4/2/2026) dan belum membuahkan hasik lantaran tali penarik terputus dan air laut keburu surut.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.