Renungan Harian Kristen 1 Korintus 1:15-16, Beragam Karunia dalam Melayani Tuhan
Alpen Martinus February 06, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berujudul Beragam Karunia Dalam Melayani Tuhan.

Bacaan Alkitab diambil dalam 1 Korintus 1:15-16.

Baca juga: Renungan Harian Kristen 1 Petrus 4:8, Kasih yang Menutupi Banyak Kesalahan

Jadi panggilan Paulus adalah menyampaikan Kabar Baik kepada semua orang.

Dia fokus dengan panggilan itu, bukan yang lain. Kalaupun ada pelayanan yang lain, itu dilakukannya tetapi tidak menjadi yang utama dalam pelayanannya. Termasuk dalam hal membaptis.

Memang dia sempat membaptis, tapi tidak banyak.

Itupun karena situasi dan kondisi yang memaksa dan menghendaki dia harus membaptis. 

Mereka yang dibaptis hanyalah Krispus, Gayus dan Stefanus beserta keluarganya, selebihnya dia sudah tidak tahu.

Karena membaptis dilakukan oleh hamba Tuhan yang lain, sesuai dengan panggilannya masing-masing.

Dengan demikian juga Paulus terhindar dari ungkapan seakan-akan mereka yang dibaptis itu dilakukan di dalam namanya sendiri.

Paulus mau menegaskan bahwa sebagai anak Tuhan sekaligus hamba-Nya yang diutus ke dalam dunia, semua harus fokus pada tugas dan tanggungjawab masing-masing.

Tidak perlu mengurusi urusan orang lain. Karena masing-masing sudah memiliki tugas, tanggungjawab sesuai talenta dan panggilannya masing-masing.

Bagi masing-masing orang, Allah memberikan karunia yang berbeda, sesuai rencana dan rancangan-Nya yng mulia bagi hamba-hamba-Nya, maupun jemaat yang dilayani.

Sebab yang penting bagi Paulus adalah, semua orang melakukan tugas, panggilan pelayanannya dengan setia dan bertanggungjawab kepada Tuhan.

Sebab manusia melayani bukan untuk memenuhi keinginan dan kepentingannya, tetapi untuk kemuliaan Tuhan.

Karena pelayanan itu berasal dari Allah oleh kasih karunia Allah dan demi kemuliaan Allah.

Kita hanya alat di tangan-Nya. Jadi, apapun yang kita kerjakan, haruslah dilakukan untuk kemuliaan Tuhan.

Apapun talenta dan karunia yang Tuhan berikan, jangan dipakai untuk kesombongan apalagi membawa perpecahan di antara jemaat karena merasa lebih baik dari yang lain.

Tapi justru harus membawa kedamaian bagi sesama dan untuk keagungan nama Tuhan semata.

Demikian untuk jemaat. Jangan menjadikan para hamba Tuhan dengan segala talenta dan kemampuannya sebagai pengganti Tuhan.

Sehingga membentuk kelompok yang memecah jemaat.

Baik para hamba Tuhan (pemimpin) maupun umat atau jemaat, harus tumbuh bersama dan hidup bersama dalam iman, sehingga persekutuan jemaat semakin dewasa dan nama Tuhan terus diagungkan selamanya.

Ketegasan Paulus ini mau mengingatkan kita umat Tuhan agar jangan salah orientasi.

Jangan bertumpuh pada manusia. Karena manusia hanya buatan Allah dan alat di tangan-Nya.

Manusia bekerja untuk Tuhan, maka bukan pekerja yang menjadi fokus kita, tetapi Kristus sendiri.

Maka semua talenta dan karunia serta segala kekayaan dalam pelayanan jemaat, haruslah dipersembahkan kepada Tuhan.

Jangan bersandar dan mengandalkan manusia.

Tapi tetaplah teguh di dalam Dia, mengutamakan Dia dalam segala hal dan fokus melayani Dia serta terus menyenangkan hati-Nya, apapun.

Karunia dan talenta bagi kita dan bagaimanapun keadaan kita serta di mana pun kita berada, jadikan Tuhan fokus dan yang utama.

Bukan kita (manusia).

Demikian firman Tuhan hari ini.

"Sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku. Juga keluarga Stefanus aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis." (ay 15-16)

Sahabat Kristus, apa gunanya kita memiliki dunia ini kalau kita kehilangan nyawa kita?

Tetapi jika kita hidup mengutamakan Tuhan, maka kehidupan kita diberkati-Nya secara melimpah, dijamin dan pasti menikmati keselamatan kekal.

Maka jangan mengandalkan manusia dan dunia.

Tetapi, carilah Tuhan dan utamakan Dia.

Layani Dia, muliakan Kristus, bukan manusia. Karena manusia tak berdaya dan hampa adanya. Tuhan saja yang kekal.

Apapun yang kita miliki, dari Tuhan asalnya. Maka gunakan segala potensi diri kita untuk kemuliaan Tuhan.

Layani Dia lebih dan lebih lagi. Maka Tuhan memberkati kita lebih dan lebih lagi dengan limpahnya. Amin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.