Gempa Pacitan M 6,4: Detik-detik Nenek Paniem Lolos dari Maut di Ponorogo
Cak Sur February 06, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang berpusat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (6/2/2026) dini hari nyaris memakan korban jiwa di Ponorogo.

Nenek Paniem (70), warga Kelurahan Surodikraman, Ponorogo, berhasil lolos dari maut setelah tembok kamarnya roboh saat ia tengah tertidur pulas.

Guncangan hebat yang terasa hingga wilayah tetangga tersebut, membuat separuh bangunan rumah Nenek Paniem mengalami kerusakan serius.

Baca juga: BREAKING NEWS - Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat hingga Ponorogo

Detik-detik Tembok Kamar Roboh

Saat gempa terjadi sekitar pukul 01.06 WIB, Nenek Paniem sedang berada sendirian di rumah karena anak-anaknya merantau ke luar kota.

Getaran yang sangat kuat tiba-tiba meruntuhkan dinding kamar tempat ia beristirahat, namun beruntung material bangunan tersebut tidak sampai menimpa tubuhnya.

Nenek Paniem terbangun seketika karena suara gemuruh tembok yang ambrol di dekatnya.

Tetangga sekitar langsung berteriak memanggil namanya untuk memastikan keselamatan korban di dalam rumah.

Paniem berhasil merangkak keluar rumah dengan selamat meski dalam kondisi syok berat.

“Pas gempa itu saya masih di kamar. Tembok sudah ambruk. Kemudian tetangga memanggil, saya langsung lari keluar,” ujar Paniem saat ditemui SURYA.co.id pada Jumat sore.

Baca juga: Update Resmi Dampak Gempa Pacitan M 6,4: Rumah dan Sekolah Rusak

Dapur Hancur dan Peralatan Masak Rusak

Selain kamar tidur yang hancur, bagian dapur rumah Nenek Paniem juga dilaporkan ambrol total akibat guncangan tektonik tersebut.

Sejumlah peralatan elektronik dan alat masak seperti magicom hingga ember hancur tertimbun material bangunan yang jatuh dari atap dan dinding.

Ninik Setyaningrum, anak korban, mengaku langsung bergegas pulang ke Ponorogo setelah menerima kabar darurat dari tetangga mengenai kondisi rumah ibunya.

“Saya sangat kaget karena hampir separuh rumah rusak. Kamar dan dapur rusak total, alat-alat masak juga hancur semua,” tutur Ninik dengan raut sedih.

Data Fakta Gempa Pacitan 6 Februari 2026

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut adalah rincian fakta terkait bencana tersebut:

  • Kekuatan: Magnitudo 6,4 (dimutakhirkan menjadi M 6,2 oleh BMKG).
  • Lokasi: Pusat gempa berada 90 km Tenggara Pacitan, Jawa Timur, di kedalaman dangkal 10 km.
  • Penyebab: Aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
  • Dampak: Getaran dirasakan kuat di Pacitan (IV MMI), Ponorogo, Trenggalek, hingga Yogyakarta (III MMI).

Tips Keselamatan Menghadapi Gempa Susulan

Mengingat adanya potensi gempa susulan yang sering terjadi pascagempa dangkal, masyarakat diimbau melakukan langkah berikut:

  • Segera keluar dari bangunan jika merasakan getaran kuat dan menuju area terbuka yang jauh dari tiang listrik.
  • Hindari berlindung di dekat kaca atau benda yang mudah roboh seperti lemari besar.
  • Jika berada di dalam ruangan, lakukan metode 'Drop, Cover, Hold' dengan berlindung di bawah meja yang kokoh.
  • Periksa kondisi struktur rumah sebelum kembali masuk untuk memastikan tidak ada retakan bangunan yang membahayakan.

Saat ini, Nenek Paniem memilih untuk mengungsi sementara ke rumah saudaranya karena kondisi rumahnya sudah tidak layak untuk ditempati kembali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.