Dari Panggung Seni, Bupati Markus Sampaikan Masa Depan Kota Mentok Bangka Barat
Fitriadi February 07, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sorotan cahaya panggung berpadu alunan musik mengiringi gerak gemulai para penari membuat suasana Gedung Majapahit Wisma Unmet, Mentok, Bangka Barat terasa semarak pada Jumat (6/2/2026) malam.

Para penonton yang hadir tampak terpukau menyaksikan pertunjukan seni pada acara Seruni Art Festival.

Pentas seni ini menampilkan lima karya koreografer muda Yayasan Seruni serta penampilan grup band Genre asal Kota Mentok.

Bupati Bangka Barat, Markus hadir dalam kegiatan itu, ia mengaku kagum pada penampilan yang ditampilkan Yayasan Seruni. 

Markus berharap karya seni tersebut juga bisa tampil pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangka Barat mendatang.

“Saya lihat tadi penampilan Seruni luar biasa. Mudah-mudahan Yayasan Seruni juga bisa tampil di acara HUT Bangka Barat. Tidak lama lagi, 24 Mei kita merayakan HUT Kabupaten Bangka Barat," kata Markus saat menyampaikan sambutan acara tersebut.

Di hadapan generasi muda yang hadir, Markus juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan mengubah wajah Kota Mentok pada tahun 2026.

“Tahun ini, kalau tidak ada aral melintang, Kota Mentok akan banyak mengalami perubahan. Klaster Eropa akan segera dibangun di Kota Mentok dengan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Ke depan, ini diharapkan menjadi tempat bermain sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat Bangka Barat, khususnya Mentok," kata Markus.

Saat ini, menurutnya masih dalam proses lelang sedang dilakukan oleh Kementerian PU, dan diharapkan selesai tepat waktu.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga merencanakan pembangunan ruang terbuka dan tempat bermain di depan Kantor Bupati dengan luas sekitar 1,2 hektar.

“Harapan saya, ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata Bangka Barat. Masyarakat bisa bermain dan menikmati ruang terbuka di depan halaman Kantor Bupati,” ujarnya.

Markus juga berencana berkoordinasi dengan PT Timah terkait pengembangan kawasan di lapangan golf.

“Tahun ini, bila semua terbangun, saya yakin dan percaya Kota Mentok akan jauh berbeda dari sekarang-lebih baik dan lebih bagus,” harapnya.

Ia pun mengajak masyarakat Bangka Barat, khususnya warga Mentok, untuk mendukung program pembangunan tersebut.

“Oleh sebab itu, saya sangat mengharapkan dukungan masyarakat Bangka Barat, khususnya Kota Mentok. Untuk membantu dan mendoakan agar pembangunan lima tahun ke depan ini berjalan sukses,” harap Markus.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Markus juga menegaskan keinginanya, menjadikan Mentok sebagai kota pusaka berbasis sejarah dan budaya.

“Kota Mentok akan kita dorong menjadi Kota Pusaka, kota cagar budaya, dan wisata sejarah. Kita memiliki beberapa cagar budaya nasional, dan saat ini sedang kita usulkan lagi beberapa lainnya,” tegasnya.

Menurut Markus, kekayaan sejarah menjadi kekuatan utama Bangka Barat dibanding daerah lain di Provinsi Bangka Belitung.

“Kalau pantai mungkin banyak, tapi cagar budaya di Pulau Bangka ini setahu saya paling banyak ada di Bangka Barat, khususnya di Kota Mentok. Inilah yang menjadi fokus kita. Saya ingin Bangka Barat semakin dikenal di kancah internasional,” tutupnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.