Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon membersihkan selokan di depan Gedung Pasar Mardika, Kota Ambon, Maluku.
Gedung baru Pasar Mardika dibangun dengan anggaran APBN sekitar Rp134,8 miliar, resmi beroperasi sejak 18 April 2024.
Gedung empat lantai ini dibangun mulai 30 Desember 2021 hingga selesai 22 Juli 2023, mampu menampung sekitar 1.700 hingga 1.991 unit pedagang, dan dilengkapi fasilitas modern, lift, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.
Baca juga: Jadi Saksi Perkara Tipikor, Empat Komisaris PT. Tanimbar Energi Ternyata Sumbang Kerugian Negara
Baca juga: Beroperasi Komersial di Teluk Ambon, Bea Cukai Segera Panggil Kapten Yacht Akkur
Pantauan TribunAmbon.com, sekira pukul 12:55 WIT, tujuh petugas dikerahkan terbagi satu pengawas dan satu truk supir truk untuk membersihkan selokan sepanjang 50 meter itu.
Petugas kebersihan menggunakan seperti pengaruh besi, sekop, tempat sampah, sapu lidi dan satu unit dumptruk.
Terlihat petugas menggunakan beberapa alat bantu untuk bersihkan selokan tersebut.
Sampah dan lumpur telah diangkut hingga bersih.
Tampak juga sebuah mobil dumptruk milik DLHP terparkir di badan jalan untuk yang siap untuk menampung sampah.
Arus lalu lintas saat pembersihan terpantau lancar.
Suasana ini juga terlihat beberapa warga yang melewati jalan, menutup hidung mereka, karena bau busuk menyengat dari selokan.
Pengawas angkutan, Harry Talabessy, mengatakan pembersihan dilakukan sejak 09.00 dab selesai pada 13.00 WIT
Dikatakannya, proses pembersihan selokan harusnya menjadi kewenangan Dinas PUPR.
Namun karena beberapa warga mengirimkan foto kepada DLHP sehingga, diarahkan beberapa petugas untuk mengatasi sementara keresahan masyarakat tersebut.
"Ini sebenernya kewenangan di Dinas PUPR karena selokan, kami kan bagian sampah, tapi karena ada masyarakat yang mengirimkan foto kepada kepala bidang kami, jadi kami diarahkan ke lokasi," ujarnya kepada Tribun Ambon.com, usai pembersihan.
Perkiraan sampah kurang lebih setengah ton yang berhasil dibersihkan petugas dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dikatakannya, kebanyakan sampah plastik yang sudah bercampur dengan lumpur dan air.
"Kebanyakan sampah plastik yang bercampur dengan lumpur dan air," pungkasnya.
Dirinya berharap, masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan, apalagi kondisi selokan yang berada di tepi jalan.
Karena kebersihan datang dari mereka yang sadar untuk menjaga lingkungan selain itu menjaga kesehatan. (*)