BANGKAPOS.COM - Pemerintah resmi menetapkan jadwal libur sekolah selama awal Bulan Ramadhan 2026 yang berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan.
Libur awal puasa ditetapkan pada 18–20 Februari 2026, disusul pengaturan masuk sekolah selama Ramadhan hingga libur Lebaran Idul Fitri.
Kebijakan ini diputuskan dalam Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko PMK Pratikno dan dihadiri Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dengan penekanan pada penguatan pendidikan karakter, nilai keagamaan, serta keseimbangan hak belajar peserta didik selama Ramadhan.
“Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter. Oleh karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif,” ujar Menko PMK dilansir dari laman resemi https://www.kemenkopmk.go.id/.
Baca juga: Terungkap Sosok Ratu Rizky Nabila, Istri Kedua Pesulap Merah Dipoligami Sejak 2022
Dalam pengaturannya, pemerintah mendorong penguatan materi keagamaan yang disesuaikan dengan agama masing-masing peserta didik.
Bagi beragam murid Islam, kegiatan dapat berupa tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas lain yang mendukung penguatan iman, takwa, dan akhlak mulia.
Sementara itu, murid beragama non-Islam difasilitasi melalui bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan lainnya sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Selain keagamaan, pembelajaran selama Ramadhan juga diarahkan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.
Kegiatan tersebut antara lain berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, kompetisi keagamaan seperti lomba adzan, musabaqah tilawatil quran (MTQ), cerdas cermat keagamaan, serta berbagai kegiatan positif lainnya.
“Kita ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ramadhan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, termasuk gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, gerakan satu jam tanpa gawai, dan kegiatan positif lainnya,” tegas Pratikno.
Adapun hasil rapat menyepakati skema pembelajaran selama Bulan Ramadhan 2026 sebagai berikut:
Jadwal Libur Siswa Selama Ramadan 2026
Pembelajaran di luar satuan pendidikan pada tanggal 18 sampai dengan 20 Februari 2026;
Rabu, 18 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Jumat 20 Februari 2026
Masuk Sekolah Ramadan 2026
Pembelajaran tatap muka pada tanggal 23 Februari hingga 16 Maret 2026;
23 Februari 2026
24 Februari 2026
25 Februari 2026
26 Februari 2026
27 Februari 2026
28 Februari 2026
2 Maret 2026
3 Maret 2026
4 Maret 2026
5 Maret 2026
6 Maret 2026
7 Maret 2026
9 Maret 2026
10 Maret 2026
11 Maret 2026
12 Maret 2026
13 Maret 2026
14 Maret 2026
16 Maret 2026
Libur Lebaran Idul Fitri 2026
Jadwal libur pasca-Ramadhan pada tanggal 23 hingga 27 Maret 2026.
23 Maret 2026
24 Maret 2026
25 Maret 2026
26 Maret 2026
27 Maret 2026
Menko PMK mendorong pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk menjamin kebijakan ini dengan pengaturan teknis yang adaptif dan kontekstual, tanpa mengurangi substansi kebijakan nasional yang telah ditetapkan.
Dengan pengaturan ini, Menko PMK berharap pembelajaran selama Bulan Ramadhan 2026 tidak hanya terus melanjutkan proses pendidikan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membentuk generasi yang beriman, berkarakter kuat, dan peduli terhadap sesama.
Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti serta pimpinan tinggi madya dan pratama dari kementerian/lembaga terkait lainnya.
(Tribunnews/Kompas)