Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di platform Threads menampilkan tangkapan layar artikel bergambar mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang dinarasikan seolah-olah Ridwan Kamil mengungkap bahwa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menerima uang pengadaan iklan Bank BJB sebesar 850 miliar dolar Amerika Serikat.
Unggahan tersebut juga disertai judul artikel “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Jokowi Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB dari Ridwan Kamil Sebesar 850 Miliyar Dolar Amerika Serikat,” serta narasi tambahan yang menyudutkan KPK.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Sebesar apapun korupsinya jokowi, kpk melempem untuk menangkap sikurap”
Namun, benarkah artikel Ridwan Kamil sebut Jokowi terima uang iklan BJB 850 miliar USD?

Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel resmi dengan judul sebagaimana tercantum dalam tangkapan layar unggahan tersebut.
ANTARA menemukan bahwa waktu terbit dan foto artikel dalam unggahan itu serupa dengan artikel berjudul “KPK Duga Lebih dari Satu Perempuan Terima Duit Korupsi Pengadaan Iklan BJB dari Ridwan Kamil”.
Dalam artikel tersebut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa dugaan aliran dana hasil korupsi masih terus didalami oleh tim penyidik.
Namun, KPK belum mengungkapkan secara rinci kepada publik pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana tersebut karena proses penyidikan masih berlangsung.
Dengan demikian, klaim bahwa Ridwan Kamil menyebut Presiden Joko Widodo menerima uang pengadaan iklan Bank BJB sebesar 850 miliar dolar AS tidak benar.
Klaim: Artikel Ridwan Kamil sebut Jokowi terima uang iklan BJB 850 miliar
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima Rp2 triliun dari Yaqut Cholil
Cek fakta: Hoaks! Artikel Jokowi minta tidak dipenjara jika terbukti ijazahnya palsu
Baca juga: KPK dalami tempat usaha Ridwan Kamil yang tidak dilaporkan dalam LHKPN







