Bupati Lucky Hakim Ingatkan Kuwu se-Indramayu Tak Main-main Kelola Anggaran Desa
Mutiara Suci Erlanti February 09, 2026 03:11 PM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengingatkan seluruh kuwu atau kepala desa se-Kabupaten Indramayu tak main-main dalam mengelola anggaran desa.


Peringatan itu disampaikan menyusul hasil audit Inspektorat Kabupaten Indramayu terhadap anggaran Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, yang menemukan indikasi kerugian negara Rp 150 juta.


Karenanya, Lucky langsung menandatangani surat pemberhentian sementara terhadap Kuwu Sukadadi, Caswita, sebagai langkah tegas atas temuan dugaan kerugian negara tersebut.

Baca juga: Bupati Indramayu Berhantikan Sementara Kuwu Sukadadi, Ini Penyebabnya


Pihaknya memastikan, tidak akan menolerir siapa pun yang bermain-main dengan uang rakyat, termasuk para kepala desa di Kabupaten Indramayu.


"Ini harus menjadi pelajaran untuk kita semua, para pejabat di lingkungan pemerintah daerah hingga para kuwu di desa-desa," kata Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026).


Selama menjabat sebagai Bupati Indramayu, Lucky tampaknya cukup konsisten untuk langsung menindak tegas sejumlah kepala desa yang diduga menyelewengkan anggaran.


Di antaranya, Kepala Desa Kedokanagung, Anjatan Utara, Sukaslamet, dan lainnya, sehingga pemberhentian sementara Kuwu Sukadadi bukan yang pertama kalinya.

Baca juga: NEKAT! Detik-detik Maling Gasak Motor Jemaah Masjid di Gunungjati Cirebon Terekam CCTV


Ia berharap, konsistensi itu dapat membersihkan tata kelola keuangan desa dari praktik-praktik melanggar hukum, dan tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.


"Saya tidak akan segan-segan mengambil keputusan tegas apabila ditemukan indikasi penyelewengan keuangan desa yang mengakibatkan kerugian negara," ujar Lucky Hakim.


Karenanya, ia meminta seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Indramayu untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan desanya masing-masing.


"Langkah-langkah tegas seperti pemberhentian sementara ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus untuk memberikan efek jera," kata Lucky Hakim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.