Tak Tinggal Diam, KBRI Singapura Lakukan Ini Demi Keluarga Bocah 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil
Candra Isriadhi February 09, 2026 06:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sikap KBRI di Singapura kawal kasus bocah 6 tahun tewas ditabrak mobil.

Korban yang masih bocah berusia 6 tahun kini sudah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Korban bernama Sheyna Lashira tewas ditabrak mobil di Chinatown, Singapura pada Jumat (6/2/2026) lalu.

KECELAKAAN MAUT - Lokasi kecelakaan di kawasan Kuil Relik Gigi Buddha di Chinatown, Singapura, Jumat, 6 Februari 2026 sekira 11:50 pagi waktu Singapura. ((Ist)/Istimewa/Kanal YouTube KompasTV)

Kasus ini kini dikawal oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Pihak KBRI memastikan akan terus mendampingi keluarga WNI korban kecelakaan lalu lintas hingga seluruh proses penanganan dinyatakan tuntas.

Kronologi kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat pada Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Dini Kurnia Bongkar Kebohongan Ressa Rizky Anak Denada, Sebut Pernah Menikah: Ga Rutin Nafkahi Anak

Saat itu korban dan sang ibu tengah berjalan di area parkir South Bridge Road.

Disaat bersamaan, muncul mobil yang dikendarai wanita berusia 38 tahun tampak sedang keluar dari tempat parkir.

Namun saat itu, sang pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi jalan saat akan berbelok dan tak melihat keberadaan korban.

"Wanita itu sedang mengemudi keluar dari tempat parkir. Dia tidak melihat pejalan kaki di sebelah kanannya," kata Nguyen Thi Hanh selaku saksi dikutip Grid.ID dari Asia One, Senin (9//2/2026).

Beasiswa di Singapura.
Beasiswa di Singapura. (Kompas.com/Rahma Atillah)

"Dia hanya melihat ke kiri ketika dia berbelok ke kanan," imbuhnya.

Dan imbas keteledoran dari sang pengemudi, mobil yang dikendarai pelaku langsung menghantan tubuh ibu dan anak itu.

Setelahnya, ayah korban langsung tiba di lokasi sekitar dua menit usai tabrakan terjadi.

Sang ayah bahkan disebut saksi langsung memeluk erat tubuh putrinya yang sudah tak berdaya di atas aspal.

Baca juga: Penyebab Wendy Walters Cerai, Diduga Pergoki Reza Arap Tiduri Asisten Pribadi hingga Wanita Lain

Mengerikannya lagi, sang istri juga tampak tergeletak tak sadarkan diri.

Sontak saja, saat hal itu berlangsung, beberapa pejalan kaki, termasuk seorang tenaga medis berpakaian seragam bedah, langsung berlari memberikan bantuan darurat sembari menunggu ambulans tiba.

Petugas medis dari Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) sempat melakukan prosedur resusitasi jantung paru (CPR) untuk menyelamatkan nyawa bocah tersebut sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura (SGH).

KECELAKAAN MAUT - Ilustrasi kecelakaan mobil yang begitu parah hingga kaca depan hancur.
KECELAKAAN MAUT - Ilustrasi kecelakaan mobil yang begitu parah hingga kaca depan hancur. (Dok./Pexels/Artyom Kulakov)

Kasus Dikawal KBRI

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memastikan akan terus mendampingi keluarga WNI korban kecelakaan lalu lintas hingga seluruh proses penanganan dinyatakan tuntas.

Pendampingan ini diberikan kepada keluarga yang mengalami musibah saat berwisata di Singapura.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat pagi (6/2/2026).

Insiden tabrakan mobil itu mengakibatkan seorang anak WNI bernama Sheyna Lashira (6) meninggal dunia.

Heni menyampaikan bahwa KBRI Singapura langsung bergerak setelah menerima informasi kejadian tersebut.

“KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” kata Heni, seperti dikutip dari Antara, Senin (9/2/2026).

Selain itu, KBRI juga aktif berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait penanganan kasus ini.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur administratif, termasuk pemulangan jenazah, berjalan lancar.

Heni memastikan bahwa jenazah Sheyna telah dipulangkan ke Indonesia pada Minggu (8/2/2026) pukul 06.50 WIB.

Setibanya di Tanah Air, korban kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.

Sementara itu, ibu korban, Raisha Anindra (31), masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura.

“KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi di kawasan Kuil Relik Gigi Budha, Chinatown, Singapura.

Heni juga menyebut pihaknya telah menerima informasi bahwa pengemudi mobil, seorang perempuan warga negara asing, telah ditahan oleh aparat penegak hukum setempat.

(Tribunnewsmaker.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.