TRIBUNWOW.COM - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza buka suara soal keributan yang terjadi di akhir laga kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 8 Februari 2026.
Mauricio Souza menyinggung bad attitude dua sosok penting Arema FC di balik kerbutan tersebut.
Sosok pertama adalah Gabi alias Gabriel Silva, penggawa anyar Arema FC.
Gabi menjadi aktor di balik kemenangan 2-0 Arema FC atas Persija Jakarta di pertandingan tersebut.
Ia mencetak dua gol tersebut di menit ke-82 dan 90+11.
Baca juga: Sosok Pemberi Mimpi Buruk Persija Jakarta di Depan Jakmania Milik Arema FC, Malah Ribut Akhir Laga
Pasca-mencetak gol keduanya, Gabi melakukan selebrasi yang dianggap menyindir Persija Jakarta.
"Tapi ketika mereka mencetak gol kedua, Gabi melakukan tindakan yang tidak pantas dengan mengejek bangku cadangan kami," ujar Mauricio Souza dikutip TribunWow.com dari BolaSport.com, Senin, 9 Februari 2026.
Mauricio Souza sempat memberi pesan kepada striker Arema FC, Dalbertio untuk memperingatkan Gabi buat memberikan hormat.
Pelatih asal Brasil tersebut juga menyinggung Gabi yang pernah jadi anak asuhnya.
"Bagi saya itu tidak respek, apalagi dia dulu pemain saya di tim U-20."
"Saya bahkan sempat mengatakan kepada Dalberto untuk memperingatkan Gabi agar menunjukkan rasa hormat,” tegas Mauricio Souza.
Ketegangan semakin panas karena Gabi disebut-sebut justru berdebat saat Mauricio Souza hendak bersalaman dengan ofisial Arema FC.
"Setelah laga selesai, saat saya mau bersalaman dengan staf pelatih Arema FC, Gabi justru mendatangi saya dan berdebat."
"Dia tidak mau mengakui apa yang sudah dilakukannya,” kata Mauricio Souza.
Baca juga: Mode Sakit Hati Disetel Balas Dendam ala Gabriel Silva ke Persija Jakarta, Jaraknya Terlalu Dekat
Mauricio Souza juga menyindir Marcos Santos, pelatih Arema FC yang disebut sok jagoan.
Marcos Santos, menurut Mauricio Souza, tidak bisa memperlihatkan profesionalismenya ketika berada di lapangan.
"Marquinhos juga sok jagoan."
"Sama seperti saat kami bermain di kandang Arema FC sebelumnya, ketika bangku cadangan kami diserang dan asisten saya, Italo, dimaki,” kata Mauricio Souza.
Mauricio Souza mengaku kenal dengan pribadi Marcos Santos.
Menurutnya, Marcos Santos adalah pribadi yang sopan, terutama dalam berkirim pesan via WhatsApp.
Namun, fakta di lapangan justru berkata lain.
Baca juga: Bobotoh Minggir Dulu, Catatan Baru Laga Persija Jakarta Vs Arema FC Bikin Cemburu Persib Bandung
"Saya sudah tahu sejarah dia."
"Awalnya bicara sopan lewat WhatsApp, tapi di lapangan ingin jadi pahlawan."
"Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari drama pertandingan," tutur Mauricio Souza.
Mauricio Souza tetap memberikan apresiasi kepada Arema FC yang berhasil memenangkan pertandingan.
"Selamat untuk Arema atas kemenangannya,” tutup Mauricio Souza.
Detik-detik Keributan di Akhir Laga Persija Jakarta Vs Arema FC
Keributan itu bermula dari dua sosok penting Persija Jakarta dan Arema FC saling adu argumen di pinggir lapangan.
Kedua sosok yang dimaksud yakni pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dan winger Arema FC asal Brasil, Gabi.
Dalam video kanal Youtube yang diunggah oleh MMZ Official, Minggu (8/2/2026), terlihat Gabi sempat cekcok dengan Mauricio Souza.
Mengetahui hal itu, pelatih Arema FC, Marcos Santos coba lindungi Gabi dari pertikaiannya dengan Mauricio Souza.
Cekcok pun beralih antar pelatih Persija Jakarta dan Arema FC tersebut.
Saling dorong dilakukan Mauricio Souza dan Marcos Santos.
Bahkan, Gabi juga terlihat sempat emosi kepada Mauricio Souza.
Wasit Thoriq Alkatiri yang mengetahui momen itu langsung menghampiri dan menghujani beberapa nama dengan kartu kuning sebagai hukuman.
Baca juga: BREAKING NEWS Hasil Akhir Persija Vs Arema FC: Macan Mengejutkan Dilibas 2 Gol, Mauro Debut Tertunda
Uniknya, meski berseteru, Gabi ternyata merupakan bekas anak asuh Mauricio Souza saat keduanya sama-sama bersama di Flamengo U20.
Tercatat, Gabriel Silva pernah bermain untuk Flamengo U20 yang dilatih Mauricio Souza tahun 2018 silam.
Namun saat itu, Gabi kerap dipinjamkan ke beberapa tim di era kepelatihan Mauricio Souza.
Dipinjamkan di Veranopolis (2017-2018), kemudian kembali dipinjamkan ke Tupi (April-Juni 2018), lalu dilepaskan ke Corinthians B (2019-2021).
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa/Adi Manggala S)