TRIBUNKALTARA.COM - Simak empat fakta kemenangan Inter Milan atas Sassuolo di Liga Italia Serie A, duet Marcus Thuram dan Lautaro Martinez gacor lagi.
Giornata 24 Liga Italia Serie A, mampu dilewati Inter Milan dengan kemenangan meyakinkan atas Sassuolo.
Klub berjulukan Nerazzurri tersebut berhasil menghapus tabu melawan Sassuolo, di Stadion Mapei, Senin (9/2/2026) pukul.
Biasanya, Sassuolo selalu menjadi penjegal Inter Milan dalam beberapa pertemuan terakhir.
Namun, anak asuh Cristian Chivu justru sukses menghapus tabu dengan gelontoran 5 gol ke gawang Sassuolo.
Lima gol Inter Milan berasal dari Yann Bisseck (11'), Marcus Thuram (18'), Lautaro Martinez (50'), Manuel Akanji (53'), dan Luis Henrique (88').
Kemenangan ini membuat Nerazzurri kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia Serie A, dengan 58 poin.
Di balik pesta gol tersebut, tersimpan sejumlah fakta menarik yang menyelimuti statistik para pemain Inter Milan.
1. Duet Thu-La gacor lagi
Laga ini menjadi momentum pembuktian duet Marcus Thuram dan Lautaro Martinez, yang sebelumnya sempat kehilangan tempat di starting XI Nerazzurri.
Kombinasi yang dikenal dengan sebutan duet Thu-La itu secara mengejutkan dipercaya Chivu menjadi starter saat menghadapi Sassuolo.
Baca juga: Rating Pemain Inter Milan saat Bantai Sassuolo 5-0 di Liga Italia, Dimarco Fenomenal
Padahal kali terakhir duet Thu-La starter, Inter Milan mendapatkan hasil minor, yakni saat kalah dari Arsenal di Liga Champions dan imbang melawan Napoli pada 11 Januari lalu.
Namun kali ini, Marcus Thuram dan Lautaro Martinez berhasil menjawab kepercayaan Cristian Chivu dengan mencetak gol penting.
Thuram lebih dulu mencetak gol di babak pertama setelah memanfaatkan umpan silang Federico Dimarco.
Sedangkan Lautaro Martinez mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua, seusai memaksimalkan bola liar di kotak penalti Sassuolo.
Musim ini, duet Thu-La telah bermain bersama sejak menit awal dalam 11 pertandingan Serie A.
Hasilnya, Thu-La berkontribusi dalam 63,6 persen kemenangan Nerazzurri.
Dalam 11 pertandingan di Serie A yang dimainkan bersaama sebagai starter, duet Thu-La telah menyumbangkan total 16 gol dan 4 assist.
Rinciannya, Marcus Thuram mengemas 7 gol dan 2 assist, sedangkan Lautaro Martinez dengan 9 gol dan 2 assist.
Hasil di markas Sassuolo jelas meningkatkan kepercayaan diri dan chemistry duet Thu-La, mengingat mereka cukup lama tak mencetak gol bersama dalam satu pertandingan.
Kali terakhir keduanya sama-sama mencatatkan namanya di papan skor terjadi pada saat mengalahkan Bologna 3-1 (4/1/2026) lalu.
Setidaknya, ini menjadi angin segar bagi Chivu untuk tetap mempercayakan duet Thu-La dalam laga krusial selanjutnya.
2. Dua pemain Inter Milan cetak gol perdana
Fakta berikutnya yaitu, dua pemain debutan Nerazzurri akhirnya pecah telur.
Mereka adalah Manuel Akanji dan Luis Henrique yang sama-sama mencetak gol perdana untuk Inter Milan musim ini.
Momen ini sudah ditunggu-tunggu cukup lama, baru bisa terwujud pada giornata 24.
Chivu sukses mengubah wajah Inter Milan menjadi lebih produktif, dengan hampir semua pemain telah mencetak gol.
Dari 24 pemain di skuad Inter, hanya 7 pemain yang belum mencetak gol musim ini, 3 di antaranya adalah kiper.
Baca juga: Komentar Terbaru Chivu Inter Milan Gulung Klub Jay Idzes di Serie A Italia, Juventus Menunggu
3. Dua bek tengah Inter Milan cetak gol
Di laga ini, Inter Milan berhasil mengirimkan dua bek tengah Yann Bisseck dan Manuel Akanji sebagai pencetak gol.
Fakta tersebut belum pernah dilakukan Nerazzurri dalam satu pertandingan di Serie A.
Bahkan musim ini belum ada tim Serie A yang melakukan aksi serupa.
4. Dua dari 5 gol Inter Milan terjadi via sepak pojok
Uniknya, dua bek tengah Inter Milan mencetak gol dengan skema yang identik, yaitu via sepak pojok.
Yan Bisseck menceploskan gol pembuka setelah memanfaatkan assist Federico Dimarco dari corner kick.
Bisseck mengungguli gelandang Sassuolo dalam duel bola udara.
Sedangkan Manuel Akanji lolos dari pengawalan Nemanja Matic, sehingga memudahkannya mengonversi umpan sepak pojok menjadi gol.
Musim ini, gol dari corner kick adalah salah satu spesialisasi Inter Milan.
Nerazzurri telah mencetak 12 gol dari sepak pojok di Serie A.
Sebelum Yann Bisseck dan Manuel Akanji, dua gol sepak pojok juga dicetak Inter Milan saat mengalahkan Bologna, lewat gol Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, dengan skor akhir 3-1.
(*)
TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K