BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan peserta mengikuti agenda pembukaan Kursus Mahir Dasar Golongan Penggalang, yang digelar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bangka Tengah yang berlangsung di Bumi Perkemahan Titian Puspa, Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda selaku pembina apel, serta dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung, Zaidan.
Dalam pelaksanaanya Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar diselenggarakan selama tujuh hari, terbagi dari kegiatan online yang telah dilakukan pada 20 sampai 22 Januari 2026.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan kegiatan tatap muka yant akan berlangsung selama tiga hari, yakni di tanggal 10 sampai 13 Februari 2026.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menyebutkan, Kursus Mahir Dasar bagi Pembina Pramuka Golongan Penggalang ini merupakan jenjang pendidikan wajib sebelum bertugas di gugus depan.
"Melalui KMD, peserta dibekali pemahaman prinsip dasar dan metode kepramukaan, penerapan sistem among, serta kemampuan merancang dan melaksanakan pembinaan yang efektif, menarik, dan bermakna," sebutnya.
Dikatakan Efrianda, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pramuka, sebagai salah satu cara untuk membangun karakter generasi penerus bangsa.
"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan kontribusi bagi Pembina untuk mengambil ilmunya agar bisa dibawa ke daerah masing-masing. Semoga ilmunya bermanfaat, meningkatkan karakter terhadap Adik-adik atau Kakak-kakak Pramuka di daerah masing-masing," terangnya.
Menurut Efrianda, hal itu tidak terlepas dari fungsi Gerakan Pramuka sebagai wahana pendidikan nonformal yang berperan strategis dalam membina generasi muda agar berkarakter, berkepribadian luhur, berjiwa Pancasila, serta memiliki kecakapan hidup yang relevan dengan perkembangan zaman.
"Terlebih lagi, di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat, Pramuka hadir sebagai ruang pendidikan nilai, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dan lingkungan," terangnya.
Disisi lain diketahui, tujuan dari kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar tersebut adalah pasca terselenggaranya kegiatan ini diharapkan peserta kursus dapat memahami hal ikhwal tentang kepramukaan ataupun memahami, menghayati dan mampu menerapkan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan untuk anak didik.
Selain itu para peserta diharapkan mampu mengelola satuannya dengan sebaik-baiknya, mampu memberikan informasi yang benar tentang kepramukaan kepada orang lain.
Terkahir, momen ini juga menjadi ajang agar perserta selalu berusaha meningkatkan diri sehingga serta dapat bekerja sama dengan majelis pembimbing, orang tua, dan masyarakat setempat.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)