Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayah Agus Harimurti Yudhoyono Tinjau Rusun Unsri
tarso romli February 10, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan. Salah satu agendanya adalah meninjau kesiapan Rumah Susun (Rusun) Universitas Sriwijaya (Unsri) di Kota Palembang, Selasa (10/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, serta Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufik Marwah.

AHY menegaskan pentingnya ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi mahasiswa sebagai salah satu pilar pendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Menko AHY mengapresiasi pembangunan Rusun Universitas Sriwijaya yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari luar daerah, luar negeri, hingga dosen tamu.

“Rumah susun ini dibangun agar mahasiswa, khususnya yang berasal dari luar Palembang, mulai dari Papua hingga mancanegara, memiliki tempat tinggal yang nyaman dan layak,” kata Menko AHY.

Ia menilai fasilitas yang tersedia di rusun tersebut sudah sangat baik, mulai dari kualitas tempat tidur, sanitasi, hingga sirkulasi udara.

AHY berharap, ke depan kampus-kampus lain di Indonesia juga dapat dilengkapi fasilitas hunian serupa yang layak dan terjangkau.

Sementara itu, Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Taufik Marwah menjelaskan bahwa rusun tersebut terdiri dari tiga lantai dengan total 43 unit hunian.

Rinciannya, 41 kamar reguler dengan kapasitas empat orang per kamar atau total 164 tempat tidur.

Selain itu, tersedia dua kamar khusus difabel dengan kapasitas dua orang per kamar, sehingga total empat tempat tidur ramah disabilitas.

"Setiap kamar dilengkapi dengan furnitur lengkap seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi belajar, serta fasilitas pendukung lainnya berupa AC, WiFi, dan air PAM 24 jam. Khusus kamar difabel, desainnya lebih luas dengan aksesibilitas yang ramah disabilitas,” jelasnya.

Rusun Unsri dikelola oleh Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Sriwijaya dengan skema tarif yang sangat kompetitif.

Untuk mahasiswa reguler dan dosen, tarif ditetapkan sebesar Rp 200 ribu per orang per bulan, sementara mahasiswa asing dikenakan tarif Rp 500 ribu per orang per bulan. 

“Kami memprioritaskan penghuni yang bersifat sementara, seperti mahasiswa program short course, pertukaran pelajar internasional, serta mahasiswa yang mengikuti pemusatan latihan atau kegiatan lomba, mulai dari MTQ, sepak bola, Paskibraka, hingga PIMNAS. Paling lama mahasiswa bisa menyewa selama 1 tahun," kata Prof. Taufik Marwah.

Baca juga: Kasat Narkoba Pangkat AKP Dipecat, 41 Polisi Tes Urine Dadakan dan Kapolres Bakal Diperiksa Propam

Baca juga: Ditinggal Beli Roti, Motor Nenek 66 Tahun Raib Digasak Pencuri di Parkiran Minimarket Sako

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.