SRIPOKU.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengklaim ssdah memberikan anggaran untuk pembelian kapal.
Akan tetapi, ia heran karena Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum membelanjakan anggaran tersebut.
Pernyataan suksesor Sri Mulyani itu lantas direspon dengan tegas oleh Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono.
Ia menyarankan Purbaya untuk terlebih dahulu bertanya ke anak buah sebelum menyampaikan suatu komentar.
“Jadi, sebaiknya, Pak Purbaya tanya dulu ke anak buahnya sebelum komentar. Sebaiknya Purbaya validasi data dulu sebelum menyampaikan seperti itu dong," ucap mantan Wakil Menteri Pertahanan itu, mengutip Tribunnews.com Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Ferry Irawan Pegawai KKP Naik Pesawat ATR 42-500, Polisi Tes DNA Anak Kandung
Trenggono mengaku heran karena dana pembelian kapal tersebut sejatinya bersumber dari pinjaman luar negeri.
"Saya enggak ngerti maksud Pak Purbaya. Kalau soal kapal, itu sumber pendanaannya dari pinjaman UK dan sekarang masih berproses, mekanismenya juga sedang dibicarakan,” kata Trenggono dalam keteranga tertulis pada Selasa ini.
Selain itu, kata Trenggono, eksekusi pinjaman pendanaan tersebut bukan di kementerian yang ia nahkodai, tapi di Badan Logistik Pertahanan.
Menurut dia, KKP hanya menyiapkan teknis dan menyiapkan tenaga kerja.
Pernyataan Purbaya terkait KKP yang belum beli kapal disampaikan pada suatu acara.
Purbaya mengaku menerima aduan dari para pelaku industri kapal dan galangan kapal dalam negeri yang sampai saat ini belum mendapatkan pemesanan (order) dari KKP terkait pembelian kapal.
Padahal, lanjut Purbaya, tambahan anggaran yang diminta KKP ke Kementerian Keuangan sudah disetujui dan dilakukan pencairan.