Libur Panjang Imlek Plus Munggahan, Polda Jabar Petakan Titik Macet dan Siapkan Rekayasa Lalin
Ravianto February 12, 2026 12:41 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat telah memetakan sejumlah wilayah yang diprediksi akan menjadi titik kemacetan saat libur panjang sejak Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026). 

Selain libur Tahun Baru Imlek, masyarakat juga diprediksi akan melakukan tradisi munggahan sebelum bulan Ramadan.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Raydian Kokrosono mengatakan pihaknya akan mengantisipasi kemacetan yang bakal terjadi saat libur panjang.

Selain itu, wilayah-wilayah yang masih rawan kecelakaan lalu lintas juga telah dilakukan pemetaan.

"Kami sudah memetakan tempat-tempat mana yang harus menghadirkan polisi di sana untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan atau kecelakaan," ucap Raydian, Kamis (12/2/2026). 

Baca juga: Imlek 2577 di Bawah Laut! Aquarium Indonesia Pangandaran Hadirkan Pesona Tahun Kuda yang Edukatif

Raydian menyebut, pihaknya bersama polres jajaran telah melakukan rapat koordinasi terkait pengamanan libur panjang, termasuk telah menyiapkan sejumlah rencana guna mengantisipasi kemacetan.

"Apalagi munggahan ini sudah tradisi, kemudian ada tradisi nyekar (ziarah) juga ya. Jadi, Insyaallah mudah-mudahan ini sebentar lagi libur panjang dari Sabtu sampai Imlek atau Selasa. Kami sudah arahkan kemarin leeat zoom meeting pada para kasat lantas untuk mengantisipasi itu," ucapnya.

Menurut Raydian, langkah antisipasi dan pemetaan tidak hanya dilakukan saat momen libur panjang, melainkan jajarannya akan tetap bersiaga di momen libur Imlek.

"(Imlek) ini hampir sama dengan munggahan juga karena waktunya sama, artinya tidak hanya munggahan, di waktu-waktu yang sejenis seperti munggahan, otomatis kami harus hadir di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Polda Jabar juga telah melakukan survei dan pemetaan jalur utama untuk arus mudik mulai Pantura, jalan tol, hingga jalur arteri selatan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, Raydian mengatakan masih menemukan sejumlah titik yang belum sepenuhnya aman untuk dilalui pemudik, seperti di kawasan Pantai Selatan (Pansela).

"Ada beberapa lokasi yang rawan longsor. Bahkan, di salah satu titik, kondisi jalan sudah tergerus sekitar sepertiga badan jalan."

"Kemudian ada penerangan juga, sehingga pengemudi pengendara yang memilih jalan itu agak sungkan, agak enggan," katanya.

Sebagai tindak lanjut, kata Raydian, Polda Jabar telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan perbaikan.

Dia berharap masyarakat yang melakukan mudik bisa merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan.

"Pak Kapolda sudah menyampaikan arahan kepada kami untuk segera berkoordinasi kepada PU, koordinasi kepada instansi terkait, supaya segera dibenahi."

"Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah untuk bisa maksimal memberikan penerangan PJU yang di lokasi Pansela itu," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.