20 Anggota Satgas Damai Cartenz Evakuasi Pilot dan Co-pilot yang Dibunuh OTK di Bandara Koroway
Hari Susmayanti February 12, 2026 02:01 PM

 

 

TRIBUNJOGJA.COM, JAYAPURA - Satgas Damai Cartens menerjunkan 20 anggotanya untuk mengevakuasi pilot dan co-pilot Pesawat Smart Air Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi yang tewas dibunuh oleh orang tidak dikenal di kawasan hutan di dekat Bandara Korowai Batu pada Rabu (11/2/2026) siang.

Proses evakuasi dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIT.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan kedua jenazah korban kekerasan di Papua itu berhasil dibawa ke RSUD Timika di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Jenazah Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi diterbangkan menggunakan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNE dari Bandara Korowai menuju Bandara Mozes Kilangin Timika.

Dikutip dari Kompas.com, Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan proses evakuasi berlangsung sejak pukul 06.00 WIT.

"Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIT, personel kita sekitar 20 orang sudah berangkat ke Korowai dan mengevakuasi kedua korban ke Mimika," katanya ketika dikonfirmasi pada Kamis.

Kedua korban menurut Kombes Yusuf masih dalam penanganan di RSUD Timika.

Setelah proses di rumah sakit selesai, kedua jenazah akan segera dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

"Kedua korban sudah berada di RSUD Timika untuk kepentingan medis. Nanti setelah itu baru akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Daftar Rotasi Pejabat Panewu di Bantul: Srandakan, Sanden, Sedayu, Jetis, dan Piyungan

Sebelumnya, pilot dan co-pilot Pesawat Smart Air Kapten Ego Erawan dan Kapten Baskoro Adi ditembak OTK di Bandara Korowai Batu saat mengantar 13 penumpang pada Rabu (11/2/2026) siang.

Keduanya ditembak saat berupaya menyelamatkan diri dengan lari ke arah hutan.

Hingga saat ini, aparat keamanan masih berupaya menyelidiki para pelaku penembakan terhadap pilot dan co-pilot Pesawat Smart Air tersebut.

Bandara Koroway Batu

Bandar Udara Koroway Batu (juga dikenal sebagai Bandara Korowai atau Korowai Batu Danowage). 

Bandara ini terletak di Desa Danowage, Distrik Sinimburu (beberapa sumber menyebut Distrik Kombay), Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan.

Bandara ini merupakan bandara perintis yang menjadi pintu masuk utama bagi wisatawan atau peneliti yang ingin mengunjungi Suku Korowai, masyarakat adat yang terkenal dengan rumah pohonnya.

Bandara ini dikelola di bawah satuan kerja (Satker) Bandara Tanah Merah.

Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang kurang lebih 800 meter yang biasanya melayani pesawat perintis jenis Cessna Grand Caravan atau pesawat kargo kecil lainnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.