Peringatan MSCI Bikin Prabowo Marah, Hashim: Investor Ritel Rugi!
GH News February 12, 2026 03:09 PM
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto disebut marah besar menyusul peringatan MSCI terkait transparansi di pasar modal yang menyebabkan rontoknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa waktu lalu. Pada periode tersebut, otoritas pasar modal bahkan sempat menghentikan sementara perdagangan atau trading halt setelah indeks melemah lebih dari 8%.

Pada periode tersebut, banyak investor ritel yang menelan kerugian. Lebih dari itu, murka Prabowo juga terjadi lantaran kehormatan negara turut dipertaruhkan imbas peringatan transparansi MSCI.

"Dia sangat marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama karena kehormatan negara kita yang dipertaruhkan. Kehormatan negara kita dipertaruhkan. Dan investor ritel, banyak yang rugi, kan? Banyak yang rugi. Jadi ini sangat penting," ungkap Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, dalam acara ASEAN Climate Forum di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Ke depan, Hashim menyebut pemerintah akan memperketat pengawasan di pasar modal. Ia bahkan mewanti-wanti langsung Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dan Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi.

Ia menjelaskan, pemerintah berupaya memperketat pengawasan untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan negara. Hal ini juga disebut menjadi perhatian besar Presiden Prabowo Subianto.

"Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat," tegasnya.

Sebagai informasi, peringatan MSCI memicu anjloknya IHSG pada dua hari perdagangan. Indeks saham sempat melemah hingga 7,35% ke level 8.320,55 pada perdagangan Rabu (28/1). Pada hari yang sama, IHSG bahkan sempat trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham di sesi II perdagangan.

Langkah trading halt juga diambil BEI setelah IHSG melemah 8% pada sesi I perdagangan Kamis (29/1) kemarin. Meski terjadi trading halt, IHSG kembali menguat di penutupan perdagangan meski masih terkoreksi 1,06% ke level 8.232,20.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.