TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga sejumlah bahan pangan di pasaran terpantau sudah mengalami kenaikan sepekan menjelang Ramadan. Hal itupun mendapat perhatian dari Pemkot Semarang.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti tidak memungkiri lonjakan harga yang terjadi cukup signifikan.
"(Kami) pantau terus-menerus. Jadi, kami memiliki sistem alat. Ya, stabil, tapi memang agak mengerikan sih," katanya, Kamis (12/2).
Menurut dia, pihaknya tidak tinggal diam menghadapi kenaikan harga tersebut.
Ia berujar, telah meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan melakukan pemantauan intensif untuk mengendalikan gejolak harga di pasar.
"Direncanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan akan melakukan operasi pasar (mendekati Ramadan-Red)," ujarnya.
Agustina mengatakan, operasi pasar yang digelar bukan dalam skala besar, melainkan dilakukan secara bertahap dan menyasar titik-titik tertentu.
Dia menambahkan, operasi pasar itu diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Ramadan, periode yang biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan.
"Jadi operasi pasar kecil-kecil, yang mengintervensi pasar dan pusat-pusat perdagangan," jelasnya.
Sementara, pantauan Tribun Jateng di pasar tradisional, kenaikan harga utamanya terjadi pada cabai rawit merah atau biasa disebut cabai setan yang mencapai rata-rata harga Rp 90.000/kg.
Selain itu, harga bawang merah dan berbagai bahan pangan hortikultura juga sudah mengalami kenaikan.
"Harganya naik banyak, terutama cabai, brambang, bawang, dan sayur. Harga cabai naik, tadinya Rp 50.000/kg menjadi Rp90.000/kg. Kemudian bawang merah tadinya Rp 30.000/kg, sekarang jadi 60.000/kg," ucap Jumirah (68), pedagang di Pasar Peterongan, Kamis (12/2).
Sedangkan harga sayur, menurut dia, mengalami kenaikan rata-rata Rp 3.000-Rp 4.000.
"Bayam tadinya Rp 5.000 sekarang menjadi Rp 8.000 (per ikat-Red). Labu siam, tadinya Rp 5.000 menjadi Rp 9.000 (per kg-Red)," tuturnya.
Senada dikatakan Suprihati (53), pedagang lain. Ia menyebutkan, kenaikan harga bahan pangan terjadi bertahap hingga seminggu menjelang Ramadan.
"Harga cabai setan sekarang sampai Rp 90.000/kg, tadinya Rp 80.000/kg. Terus bawang merah Rp 60.000/kg, tadinya Rp 50.000/kg," terangnya.
Selain cabai dan bawang, Suprihati mengungkapkan, harga minyak goreng juga mengalami kenaikan. "(Harga) minyak (goreng) juga naik, dari Rp 18.000/liter menjadi Rp 19.000/liter," bebernya.
Menurut dia, rata-rata kenaikan harga terjadi sekitar seminggu lalu. Ia berujar, kenaikan harga sudah biasa terjadi menjelang Ramadan. "Naik sejak seminggu yang lalu, biasa menjelang Ramadan," tukasnya.
Di tengah kenaikan harga tersebut, Suprihati menyebut, hal itu berdampak pada jumlah pembelian masyarakat yang berkurang.
"Ada penurunan pembelian. Yang biasanya beli setengah kilo jadi seperempat," ujarnya. (Idayatul Rohmah)