Semarang Perkuat Identitas Jadi Basis Manufaktur Sekaligus Flagship Elektronik Nasional
rival al manaf February 12, 2026 10:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang yang selama ini dikenal sebagai pelabuhan dan simpul industri manufaktur kini mulai memposisikan diri sebagai produsen lifestyle technology. 

Sebagai kota central di Pulau Jawa itu, sebuah brand elektronik nasional membuka flagship store pertamanya.

Langkah tersebut menjadi konsolidasi identitas dari kota produksi ke kota pengalaman. 

Semarang tidak hanya menjadi lokasi toko, melainkan basis manufaktur tempat inovasi dirancang dan dikembangkan sebelum dipasarkan secara nasional.

Baca juga: DPRD Kota Pekalongan Siapkan Payung Hukum Penanganan Gelandangan dan Pencegahan Narkoba

Baca juga: BREAKING NEWS Mayat Pria Ditemukan Membusuk di dalam Rumah Brebes

Brand elektronik rumah tangga asal Indonesia, REIWA, meresmikan REIWA Experience Center di Jalan Majapahit No. 107, Gayamsari, Kamis (12/2/2026). 

Flagship store ini dirancang sebagai pusat elektronik berkonsep “living style” yang menggabungkan fungsi teknologi dan estetika desain hunian modern.

National Sales Manager PT Caturaga Tiara Persada, Iskandar Yap, mengatakan kehadiran Experience Center ini merupakan representasi evolusi brand dalam menghadirkan portofolio produk ke dalam pengalaman nyata bagi konsumen.

“Kami ingin menghadirkan pusat elektronik living style di Semarang yang ke depan dapat menjadi standar baru dalam pemilihan perangkat rumah tangga,” ujarnya.

Iskandar menjelaskan flagship store bisa membuat para calon pembeli untuk mengetahui produk secara detail.

Dengan begitu, calon pembeli bisa mencoba beragam produk elektronik REIWA sebelum membeli.

"Tidak perlu risau, jangan takut untuk mencoba produk kami. Jadi pembeli bisa merasakan manfaat produk terlebih dahulu,” jelasnya.

Di dalam ruang tersebut, ditampilkan lini mesin cuci, AC Windows, kulkas, hingga dispenser yang dikurasi dalam satu konsep hunian harmonis. 

Mesin cuci misalnya, diperkenalkan dengan fitur Real Capacity yang diklaim mampu menyesuaikan kapasitas beban cucian secara nyata sehingga lebih efisien dalam penggunaan waktu, air, dan listrik.

Pada lini pendingin ruangan, teknologi smart-cooling dikembangkan agar mampu membaca suhu ruangan dan mendistribusikan udara secara merata. 

Sementara kulkas dan dispenser dirancang dengan pendekatan fungsional sekaligus estetis, termasuk fitur Flexi-Faucet yang menyesuaikan berbagai ukuran wadah air.

“Secara desain, Experience Center ini mengusung narasi filosofis mulai dari fasad yang diibaratkan lembaran kertas sebagai simbol awal inovasi, interior yang merepresentasikan presisi, hingga struktur geometris sebagai simbol komitmen kualitas dan layanan purnajual,” ujarnya.

Dengan strategi omnichannel, penguatan pasar dilakukan melalui pengalaman langsung di toko fisik maupun layanan belanja daring. 

Dari Semarang, brand ini menegaskan langkah memperluas jangkauan nasional dengan identitas yang dibangun dari kota manufakturnya sendiri.

Jika selama ini Semarang dikenal sebagai kota pelabuhan dan pusat distribusi, kini kota ini juga diposisikan sebagai ruang uji dan etalase teknologi gaya hidup yang dirancang untuk keluarga Indonesia. (Rad)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.