PRAMUGARI Bus Indorent Cantika Sempat Bikin Postingan Sebelum Tewas Kecelakaan, Warganet Kaget
Tommy Simatupang February 13, 2026 12:09 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Pramugari bus Indorent, Naura Rindha Cantika alias Cantika meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. 

Naura sempat membuat postingan terkahir di media sosial sebelum tewas.  

Diketahui Cantika semasa hidup dikenal aktif di medsos terutama platform tiktok dengan akun @Cantika_can5.

Di akun tersebut 7516 follower dengan jumlah like mencapai 85 ribu.

Cantika diketahui masih aktif 18 jam sebelum kecelakaan maut merenggut nyawanya.

Adapun di postingan terakhir, Cantika membagikan video tengah bernyanyi diiringi lagu Dadi Siji karya Mas Jono.

Tak ada caption apapun yang dituliskan Cantika pada postingan video terakhirnya tersebut.

Warganet yang berteman dan mengenal Cantika langsung membanjiri postingan dengan menuliskan ucapan duka.

“Masih 17 jam yang lalu, memang kita tidak bisa menghindari takdir,” komentar lainnya.

“Ini beneran?” tulis warganet dengan nada tak percaya.

Baca juga: ISI SURAT Ayah di Palembang Tinggalkan Rumah Karena Masalah Ekonomi, Korban PHK dan Utang Menumpuk

Baca juga: Perkuat Kualitas Reformasi Hukum, Kemenkum Sumut Matangkan Penggunaan Aplikasi IRH Bersama BPHN

Kronologi Kecelakaan

Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat Bus Indorent bernomor polisi B 7107 TGE melaju dari arah barat ke timur di lajur kanan atau lajur cepat.

Bus tersebut dikemudikan oleh Achmad Fajrin Dermawan (35), warga Kabupaten Tegal.

Di depannya melaju sebuah truk boks Isuzu Elf bernomor polisi B 9503 PXV yang dikemudikan Pujianto (35), warga Kabupaten Batang.

“Menurut keterangan saksi, pengemudi bus kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga terjadi tabrakan, di mana bagian depan bus menabrak bagian belakang truk boks,” terang AKP Yuliana.

Akibat benturan itu, bus kehilangan kendali, oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, masuk ke parit, dan terguling.

Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.

“Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami lebih lanjut,” tegas AKP Yuliana.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.