Jerome Kurnia Tegaskan Fokus sebagai Aktor, Terbuka Jadi Produser Jika Ceritanya Tepat
Christine Tesalonika February 13, 2026 04:34 PM

Grid.ID - Aktor Jerome Kurnia menegaskan bahwa dirinya saat ini belum memiliki keinginan untuk melangkah ke kursi sutradara. Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di kawasan Senayan beberapa waktu lalu. Dengan sikap tenang dan reflektif, Jerome menjelaskan bahwa setiap peran dalam dunia perfilman memiliki porsi dan kemampuan yang berbeda-beda.

“Enggak, aku nggak berpikir ke sana,” ujar Jerome Kurnia.

Menurut Jerome, keputusan banyak aktor dan aktris yang beralih menjadi sutradara merupakan sesuatu yang sangat wajar. Ia menilai mereka yang mengambil langkah tersebut memang memiliki kapasitas dan ketertarikan yang kuat di balik layar, baik dalam hal mengarahkan aktor, menyusun visi cerita, maupun menulis skenario.

“Karena ya mungkin teman-teman aktor-aktris yang menjadi sutradara karena mereka mempunyai kemampuan itu. Mereka mempunyai kemampuan untuk mengarah, mereka mempunyai kemampuan untuk menulis,” jelasnya.

Jerome pun dengan jujur mengakui bahwa dirinya merasa paling nyaman berada di posisi aktor. Baginya, berdiri di depan kamera atau berada di atas panggung adalah ruang berekspresi yang paling sesuai dengan karakter dan kecintaannya pada seni peran.

Ia tidak melihat hal tersebut sebagai keterbatasan, melainkan sebagai bentuk kesadaran diri terhadap apa yang ingin dan bisa ia lakukan secara maksimal.

“Sedangkan aku merasa aku lebih di aktor aja. Dan aku yang di depan layar aja, atau di atas panggung, atau apapun itu,” tuturnya.

Meski tidak tertarik menjadi sutradara, Jerome tidak sepenuhnya menutup diri terhadap peran lain di industri film. Ia mengaku masih terbuka jika harus terlibat sebagai produser, terutama ketika bertemu dengan cerita yang kuat dan memiliki nilai yang ingin ia dukung.

Menurutnya, menjadi produser bukan sekadar soal teknis produksi, tetapi juga soal kepercayaan terhadap visi cerita seseorang.

“Tapi kalau producing nggak ada salahnya kalau kita percaya sama suatu cerita orang dan kita ingin membantu untuk membuat itu, (mungkin) aku bisa,” katanya.

Menariknya, Jerome ternyata sudah memiliki pengalaman di bidang tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dua tahun lalu dirinya pernah terlibat dalam proses produksi sebuah film pendek asal Thailand.

Meski perannya tidak selalu berada di garis depan, pengalaman tersebut memberinya perspektif baru tentang bagaimana sebuah karya audiovisual lahir melalui kerja kolaboratif.

“Ada. Sebenarnya gua udah pernah jadi salah satu bantu nge-produce film pendek. Film pendek Thailand. Dua tahun lalu,” ungkap Jerome.

Pengalaman itu membuatnya semakin memahami bahwa dunia produksi juga menuntut tanggung jawab besar, mulai dari pengembangan cerita hingga realisasi teknis di lapangan. Namun sekali lagi, Jerome menegaskan bahwa keterlibatannya sebagai produser akan sangat bergantung pada kecocokan visi dan cerita yang ditawarkan.

“Ya mau-mau aja. Tunggu ketemu yang cocok,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.