Prabowo Tak Peduli Dihina Profesor-profesor Terkenal Gara-gara MBG: Saya Yakin di Jalan yang Benar!
Amir M February 13, 2026 04:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihina sebagai pemborosan, bahkan oleh kalangan terdidik.

Ia menyinggung ejekan dari profesor-profesor terkenal yang menuding MBG menghambur-hamburkan uang negara.

Meski mendapat kritik dari para intelektual, Prabowo menegaskan program tetap berjalan demi mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas generasi bangsa.

“Mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang,” kata Prabowo di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Prabowo berbicara di mimbar peresmian 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta groundbreaking 107 SPPG Polri.

Dia mengatakan, MBG ini dijalankan bukan dari Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN), melainkan dari sumber lain yakni efisiensi anggaran.

“Padahal saudara-saudara, uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin, kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi, akan dihabis-habiskankan untuk memperkaya oknum-oknum pribadi-pribadi,” tutur Prabowo.

Dia mencontohkan pemborosan anggaran yang diefisiensi yakni rapat-rapat di luar kota, seminar-seminar, konferensi-konferensi, dan kunjungan-kunjungan yang tidak bermanfaat bagi rakyat.

“Ini yang kita hemat, uang ini yang kita alihkan untuk hal-hal seperti ini, saudara-saudara,” kata Prabowo.

Dia mengatakan APBN tetap sehat, defisit masih di bawah batas 3 persen yang ditetapkan negara.

Presiden Prabowo Subianto juga menangkap ejekan-ejekan terhadap dirinya mengenai MBG datang dari kalangan intelektual.

“Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal, mengejek dan menghina saya,” kata Prabowo.

Meski diejek, Prabowo jalan terus dalam merealisasikan MBG.

Dia mengatakan MBG penting untuk mengatasi stunting dan mencerdaskan anak-anak Indonesia.

“Stunting juga bagian dari pemiskinan,” kata Prabowo.

Dia menilai pihak yang mengejek sebagai pihak yang dendam dan dengki, padahal MBG ini diperlukan Indonesia.

“Saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar.

Saya yakin tujuan kita benar dan baik,” kata dia.

Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Menonton Video Kritik Soal MBG Tiap Malam: Apa Iya Saya Menghina Indonesia?

 

PRABOWO DAN PURBAYA - Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
PRABOWO DAN PURBAYA - Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Kompas.com/Fika Nurul Ulya)

Menkeu Purbaya bela MBG

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak berlebihan mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan MBG merupakan bagian dari strategi utama pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang bertumpu pada tiga pilar.

Menurutnya, tanpa pemerataan dan stabilitas sosial politik, target pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan tercapai.

"Jadi jangan protes kebanyakan MBG.

Ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat, bagian dari tiga pilar ini," katanya dalam Ekonomic Outlook di Jakarta Pusat pada Kamis (12/2/2026).

Purbaya menjelaskan, strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo bertumpu pada tiga pilar utama yang ia sebut sebagai Sumitronomics.

Pilar tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi tinggi (high economic growth), pemerataan (equitable distribution), dan stabilitas sosial politik.

Menkeu Purbaya menegaskan, MBG dan berbagai program sosial lainnya masuk dalam pilar pemerataan dan stabilitas.

Tanpa pemerataan, pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan berkelanjutan.

"Orang-orang sedang sering protes MBG dan program-program yang lain.

Itu adalah satu pilar dari program pembangunan Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial politik.

Kalau itu tidak ada, yang high economic growth-nya tidak bisa tercipta," katanya.

Purbaya bercerita pengalaman tahun lalu menjadi pelajaran penting.

Ia mengingatkan situasi Agustus 2025 yang sempat memanas ketika gelombang protes terjadi di berbagai daerah.

Purbaya menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup jika tidak diimbangi pemerataan.

Sejak September 2025, pemerintah mengeklaim mulai menghidupkan kembali mesin pertumbuhan ekonomi melalui kombinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.

Dari sisi fiskal, pemerintah mempercepat belanja kementerian dan lembaga agar dana cepat masuk ke sistem perekonomian.

Selain itu, pemerintah juga mengalihkan likuiditas ke sektor perbankan untuk mempercepat pertumbuhan kredit.

"Terus, saya geser uang Rp 200 triliun ke perbankan kan.

Orang bilang, ada banyak yang skeptis, apa manfaatnya?

Yaitu menambah agensi sistem perekonomian sehingga kredit bisa tumbuh lebih cepat.

Itu juga membalik arah ekonomi dengan signifikan dan menambah kontribusi mesin pertumbuhan dari swasta," katanya.

Menurut Purbaya, kombinasi dorongan fiskal, moneter, dan sektor swasta itulah yang disebut berhasil membalik arah ekonomi pada akhir kuartal tahun lalu.

Bendahara negara ini meyakini perbaikan ekonomi akan berdampak langsung pada stabilitas sosial politik.

Ketika ekonomi membaik dan lapangan kerja tersedia, tensi sosial dinilai akan mereda.

Ke depan, pemerintah memastikan strategi tiga pilar tersebut akan terus dijalankan untuk menjaga pertumbuhan sekaligus stabilitas nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.