Kanwil Kemenhaj Sulsel Butuh Tambahan 29 Pegawai
Muh Hasim Arfah February 13, 2026 06:20 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR –  Proses pengisian personel di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) belum sepenuhnya rampung.

Sebagai instansi baru, Kemenhaj Sulsel harus memperkuat struktur kelembagaan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail mengaku jumlah personel masih terbatas.

Sebagian besar berasal dari bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) di Kementerian Agama (Agama).

“Saat ini baru teman-teman PHU yang beralih. Di luar bidang haji, belum ada izin dari Kemenag,” ujar Ikbal Ismail saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Jumat (13/2/2026).

Pegawai Kanwil Kemenag Sulsel yang ingin pindah ke Kanwil Kemenhaj Sulsel masih menunggu izin dari pusat.

Saat ini jumlah pegawai yang telah bergabung di Kanwil Kemenhaj Sulsel saat ini sebanyak 21 orang.

Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal untuk mendukung operasional penuh lembaga baru tersebut.

Baca juga: Jemaah Calon Haji Sulsel 5 Kali Manasik, Ikbal Ismail: Selesai Sebelum Ramadan

“Kami sekarang baru 21 orang, targetnya itu sampai 50. Tapi ada juga dari teman-teman Asrama Haji yang kami rekrut untuk membantu penguatan awal,” jelasnya.

Pihaknya telah menyampaikan kebutuhan tambahan pegawai kepada Kementerian Agama.
Bahkan Kanwil Kemenhaj Sulsel sudah mengeluarkan surat resmi yang menyatakan kesiapan menerima pegawai yang ingin beralih.

“Kami sudah mengeluarkan surat kebutuhan, siap menerima. Tinggal tergantung dari Kemenag mau melepas atau tidak,” katanya.

Terkait perpindahan pegawai dari instansi lainnya, Ikbal mengaku belum ada petunjuk teknis lebih lanjut.

Meskipun Ikbal mengaku pegawai dari berbagai instansi sudah mengusulkan diri untuk bergabung dengan Kemenhaj Sulsel.

Namun, proses tersebut masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Ada beberapa person instansi yang mengusulkan. Kami sudah mengeluarkan surat siap menerima. Sisa menunggu pusat, kalau membuka pintu menerima, kami akan usul ke pusat nama-nama yang ingin itu,” tutupnya.

Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas Kanwil Kemenhaj Sulsel guna memastikan pelayanan haji dan umrah berjalan optimal.

Saat ini, Kemenhaj Sulsel memang sedang sibuk menjalankan persiapan Haji 2026.
Ikbal Ismail menyebut tahapannya kini proses manasik.

Manasik haji digelar mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten/kota.

"Jemaah haji Reguler sampai saat ini manasik di tingkat kecamatan dan kabupaten, insyaAllah sebelum Ramadan selesai," kata Ikbal.

Materi manasik haji meliputi pembekalan teori dan praktik urutan ibadah haji, hukum, rukun, syarat, serta hikmahnya.

Tujuannya agar jamaah mandiri menjalankan ibadan dan mencapai haji mabrur.

Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Haji Muhammad Rafi As’ad juga sudah menyiapkan manasik di wilayah kerjanya.

"Manasik tak hanya agenda rutin, melainkan proses pembekalan agar jamaah memahami rukun, wajib, dan sunnah haji secara utuh, serta memiliki kesiapan fisik, mental, dan spiritual," tegasnya.

Persiapan matang harus dilakukan sebelum para Jemaah terbang ke tanah suci.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.