Dedi Mulyadi Cek Jalan Provinsi Naik Motor Meski Hujan Deras Melanda Majalengka
Mutiara Suci Erlanti February 14, 2026 11:11 PM

 

Laporan Adim Mubaroq 


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sekira satu tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) turun langsung mengecek kualitas jalur jalan provinsi dengan mengendarai sepeda motor.


Pengecekkan itu mulai dari Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Ciamis, Banjar hingga Pangandaran. 


Hujan turun saat Dedi Mulyadi melintasi Kabupaten Majalengka sekitar pukul 12.30 WIB, bertepatan dengan waktu rehat perjalanan untuk menunaikan salat zuhur. 

Peninjauan dilakukan lintas daerah dan tetap berlanjut meski hujan mengguyur wilayah Majalengka, Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Harga Mulai ‘Panas’ Jelang Ramadan, Cabai Setan Tembus Rp 100 Ribu, Bupati Cirebon Sidak 2 Pasar


Dedi didampingi Bupati Majalengka, Eman Suherman, Kapolres Majalengka, Rita Suwadi, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, serta sejumlah pejabat Pemprov Jabar dan Pemkab Majalengka.


“Hari ini saya fokus mengecek kualitas jalan yang dibangun oleh Provinsi Jawa Barat. Tujuannya melihat langsung hasil pembangunan selama satu tahun,” ujar Dedi di sela kegiatan.


Pantauan di Munjul, Majalengka, Dedi Mulyadi tampak mengendarai sepeda motor besar bergaya scrambler/adventure klasik. Motor didominasi warna putih–hijau tua dengan suspensi depan upside down berwarna emas, lampu depan bulat berpelindung kisi besi, serta ban dual purpose yang cocok untuk berbagai kondisi jalan. 


Di sisi kanan dan kiri motor terpasang tas samping (side bag) berwarna hitam, menegaskan karakter motor untuk perjalanan jarak jauh dan inspeksi lapangan.


Dalam kondisi hujan, KDM mengenakan pakaian serba putih yang terdiri dari jaket hujan putih, celana putih, serta helm open face putih dengan list merah. 


Ia juga memakai kacamata dan sarung tangan, sementara alas kaki yang digunakan adalah sepatu kasual berwarna terang. Pilihan busana ini membuatnya tetap kontras dan mudah dikenali di tengah cuaca mendung dan jalanan basah.


Meski jalan terlihat licin akibat hujan, KDM tetap mengendarai motor dengan posisi tubuh condong ke depan, fokus mengamati kondisi jalan. 

Baca juga: Geger Bau Busuk di Rumah Kosong Cirebon, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal Tak Wajar


Di belakangnya tampak pengawalan petugas kepolisian menggunakan motor dinas dengan jas hujan hijau stabilo, serta arus lalu lintas yang tetap berjalan.


Menurut KDM, kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi hasil pembangunan infrastruktur jalan selama satu tahun terakhir.


Selain kondisi fisik jalan, Dedi juga menyoroti kinerja kebersihan dan penataan ruang di sepanjang jalur yang dilalui.

Ia menyebut masih ditemukan bangunan liar dan baliho yang belum tertata, khususnya di kawasan pusat kota.


“Di beberapa titik sudah rapi, tapi masih ada bangunan liar, terutama di pusat kota. Ini harus dibereskan,” katanya, sembari meminta komitmen pemerintah daerah. 


Menanggapi hal tersebut, Bupati Majalengka, Eman Suherman menyatakan kesiapan menindaklanjuti. “Siap,” ujarnya.


Dedi juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar ikut menjaga kualitas jalan, terutama terkait angkutan material bertonase berat yang kerap parkir di bahu jalan.

Menurutnya, hal tersebut dapat mempercepat kerusakan infrastruktur.


“Peradaban itu dimulai dari jalan. Kalau jalannya beradab, masyarakatnya juga akan beradab,” pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.