Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendukung kolaborasi-kolaborasi yang ditujukan untuk mempromosikan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) dan produk lokal.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebut acara "Unerd Special Launch: Collaboration with Tahilalats X Garuda Indonesia" di Jakarta pada Jumat (13/2) sebagai contoh kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
"Ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara produsen sepatu lokal Indonesia, Unerd bersama IP kebanggaan Indonesia yang sudah go international seperti Tahilalats," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Minggu.
"Dilengkapi dengan kehadiran maskapai Garuda Indonesia yang senantiasa mempromosikan kekayaan intelektual lokal Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif nasional. Mari, kita terus bangga pakai sepatu lokal," katanya.
Ia menyebut kolaborasi Unerd, Tahilalats, dan Garuda Indonesia sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kebanggaan generasi muda pada produk merek lokal.
"Selamat atas three way collaboration hari ini, yang sangat spesial. Semoga lebih banyak kolaborasi-kolaborasi lain yang berkelanjutan...," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif pernah berkolaborasi untuk menghadirkan desain khusus corak pesawat Garuda Indonesia sekaligus mempromosikan IP karakter lokal seperti Tahilalats.
Kepala Pemasaran Grup Garuda Indonesia Prina Eka Putri menyampaikan bahwa Garuda Indonesia menjadikan IP lokal sebagai bagian dari pengalaman dalam penerbangan.
"Kami melihat Unerd sebagai brand yang sangat established as local footwear di Indonesia dan menjadi merek lokal yang paling hype. Demi membangkitkan opportunity, kami membuka dan menumbuhkan semangat untuk generasi muda dalam membeli produk dari jenama lokal," katanya.







