Bamsoet Luncurkan Buku 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung', Akademisi dan Politisi Hadir
Wahyu Aji February 15, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota MPR RI Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet), meluncurkan buku berjudul 'Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung'.

Peluncuran sekaligus bedah buku tersebut digelar di Parle Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan pantauan Tribunnews di lokasi, sejumlah akademisi, politisi senior hingga mantan Kapolri hadir pada acara tersebut.

Di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, Menteri Kebudayaan RI (Menbud) Fadli Zon, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus/Bappisus Aries Marsudiyanto, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, anggota Komisi III DPR Habib Aboebakar Alhabsyi, Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Kemudian akademisi/pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie, akademisi Didik J Rachbini, akademisi, akademisi Rocky Gerung, wartawan senior Suryopratomo hingga mantan Kapolri Sutarman.

Dalam sambutannya, Bamsoet mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang selalu menyebut seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlampau banyak.

Menurut Bamsoet, ucapan tersebut menunjukkan karakter kepemimpinan Prabowo saat ini.

"Dan apa yang dilakukan oleh beliau itu sesuai dengan antara ucapan dan tindakan," kata Ketua DPR RI ke-20 ini.

Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan buku tersebut merefleksikan kepemimpinan yang menyatukan, serta bagaimana relasi politik yang dibangun atas dasar saling menghormati peran kelembagaan mampu menciptakan stabilitas politik jangka panjang.

Mantan Ketua MPR RI itu berharap, peluncuran buku tersebut dapat memperkaya diskursus publik mengenai praktik politik yang sehat, rasional, dan berorientasi pada kepentingan bangsa, sekaligus menjadi penanda bahwa demokrasi Indonesia memiliki alternatif narasi selain politik panggung dan kegaduhan.

"Karena sesungguhnya politik itu adalah sesuatu yang harus terus dirawat. Kegagalan seorang pemimpin bukan karena banyaknya perbedaan tapi bagaimana kemampuannya untuk mempersatukan perbedaan-perbedaan yang ada," pungkas Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu.

Baca juga: Bamsoet: Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026 Perkuat Kredibilitas Ekonomi Indonesia

Sebagai informasi buku yang berisi 240 halaman ini ditulis oleh wartawan senior Joseph Osdar, yang dikenal luas melalui karya-karyanya yang merekam dinamika politik Indonesia secara mendalam, reflektif dan kritis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.