Renungan Harian Kristen 16 Februari 2026, Kisah Para Rasul 2:42, Tekun dalam Pengajaran, Persekutuan
Chintya Rantung February 16, 2026 02:45 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Senin 16 Februari 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Kisah Para Rasul 2:42.

2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Tema perenungan adalah Bertekun dalam Pengajaran dan Persekutuan.

Khotbah:

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Bertekun berasal dari kata tekun yang berarti rajin dan bersungguh-sungguh. Bertekun dipahami juga sebagai berpegang teguh pada sesuatu.
 
Kata bertekun seringkali diucapkan dengan begitu mudah, namun pada kenyataannya, tidak semua orang dengan mudah dapat menunjukkan hidup yang bertekun. 

Orang-orang kadang tidak mampu untuk mempertahankan cara hidup yang bersungguh-sungguh, maupun berpegang teguh pada sesuatu yang diyakini, oleh karena berbagai faktor baik dari dalam diri, maupun dari lingkungan sekitar.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Firman hari ini menunjukkan empat fondasi penting dalam kehidupan beriman yang harus ditekuni yaitu: pengajaran rasul-rasul, persekutuan, memecahkan roti bersama dan doa. 

Keempat elemen ini bukan pilihan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara seimbang. 

Pengajaran rasul-rasul memberikan fondasi doktrin yang benar, persekutuan membangun hubungan yang saling menguatkan, memecahkan roti mengingatkan kita pada pengorbanan Yesus Kristus dan doa menjadi jembatan komunikasi dengan Tuhan Allah. 

Kata “bertekun” menunjukkan bahwa mereka melakukan ini secara konsisten dan tidak mudah menyerah. 

Mereka memahami bahwa pertumbuhan rohani memerlukan komitmen sampai akhir hayat dikandung badan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Sebagai keluarga Kristen, sudahkah kita bertekun dalam hal-hal yang demikian dalam hidup? 

Seringkali kita cenderung menekankan satu aspek saja sambil mengabaikan yang lain. 

Ada yang rajin belajar Firman tetapi jarang bersekutu, ada yang aktif dalam persekutuan tetapi lemah dalam doa pribadi. 

Tantangan bagi kita hari ini adalah memeriksa kembali ketekunan kita dalam hidup beriman. 

Jadwalkan waktu untuk belajar Firman, terlibat dalam persekutuan dan membangun kehidupan doa yang konsisten.

Dengan ketekunan maka kita akan mampu bertahan dan terus bertumbuh dalam setiap musim kehidupan. 

Kiranya Tuhan Allah menolong kita membangun dan memelihara hidup beriman dalam ketekunan. Amin.

Doa: 

Ya Tuhan Allah, tolong kami untuk bertekun dalam pengajaran Firman-Mu, membangun persekutuan yang saling menguatkan, mengingat pengorbanan-Mu dan memelihara kebiasaan berdoa yang konsisten. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Sumber: dodokugmim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.