Polisi Kembali Tangkap Dua Pelaku Pencurian Kelapa Sawit di Jebus, Dua Lainnya Masih Diburu
Hendra February 16, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menyampaikan, perkembangan kasus pencurian buah kelapa sawit yang terjadi pada Minggu (15/2/2026) di Desa Rukam, Kecamatan Jebus, melibatkan lima orang pelaku.

Diketahui aksi pencurian buah kelapa sawit berujung pada amukan massa. Warga yang tersulut emosi membakar satu unit mobil pickup yang digunakan pelaku usai kedapatan mencuri buah kelapa sawit.

Warga sempat, memukul satu orang terduga pelaku yang berhasil diamankan. Sementara empat pelaku lainnya berhasil melarikan diri saat itu.

Satu pelaku yang berhasil ditangkap, berinisial JU (49) laki-laki, warga Dusun Juru, Desa Dendang Kecamatan Kelapa, daerah asal  Prabumulih, Sumsel.

“Anggota kami berusaha menenangkan warga agar tidak terjadi tindakan yang dapat menimbulkan korban jiwa,” ujar Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha kepada Bangkapos.com, Senin (16/2/2026) di Polres Babar.

Ia menambahkan, pada Senin (16/2/2026) hari ini, polisi kembali berhasil mengamankan dua pelaku lainnya. 

Sehingga total pelaku yang telah diamankan berjumlah tiga orang. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pencarian.

"Kemudian kendaraan yang dibakar, digunakan pelaku juga sudah kami amankan di Polsek Jebus sebagai barang bukti,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memproses para pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Penanganan perkara akan dilakukan sesuai aturan hukum dan KUHP baru yang berlaku," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pencurian diduga dilatar belakangi faktor ekonomi. 

Mantan Kapolres Bangka Tengah  menyampaikan, kondisi ekonomi saat ini turut berdampak pada meningkatnya potensi tindak kriminalitas. 

Khususnya pencurian di area perkebunan kelapa sawit milik perusahaan maupun masyarakat.

“Perkebunan sawit swasta dan milik masyarakat memang rawan menjadi sasaran pencurian," lanjutnya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan dengan baik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membangun sistem keamanan lingkungan yang baik. Serta menjalin komunikasi proaktif dengan pihak kepolisian. 

Jika ada kejadian, segera laporkan agar dapat ditangani sesuai prosedur dan tidak menimbulkan korban, di pelaku dan masyarakat," pesanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.