Situasi Mencekam di Israel, 20 Orang Ditangkap Usai Demo Tolak Wajib Militer Berakhir Ricuh
Tribun-video February 16, 2026 09:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Komunitas Yahudi Haredi menggelar aksi protes anarkis menolak wajib militer di Bnei Brak, Israel, pada Minggu (15/02/2026) malam.Massa memblokir jalan serta membakar sampah dan sepeda motor sebagai bentuk perlawanan terhadap aturan negara.Kerusuhan pecah saat dua tentara wanita datang untuk mengantarkan surat panggilan dinas militer kepada warga setempat.Kedua tentara itu sempat dikejar massa sebelum dievakuasi polisi menggunakan semprotan merica untuk membubarkan kerumunan.Pihak kepolisian menangkap sedikitnya 20 orang, termasuk mereka yang terlibat aksi penyerangan terhadap personel militer.Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengecam keras aksi tersebut dan menyebut para demonstran sebagai kelompok ekstremis."Saya mengutuk keras kerusuhan kekerasan di Bnei Brak terhadap tentara wanita IDF dan petugas Kepolisian Israel," tegas Netanyahu.Ia menambahkan, "Ini adalah minoritas ekstremis yang tidak mewakili masyarakat Haredi secara keseluruhan."Ketegangan muncul sejak Mahkamah Agung menghapus pengecualian wajib militer bagi pria ultra-Ortodoks yang berlaku puluhan tahun.Komunitas Haredi berkeras bahwa kontribusi keamanan negara cukup melalui doa dan studi agama, bukan militer.Kini, seluruh warga Israel mulai usia 18 tahun diwajibkan bergabung dengan militer demi memperkuat pertahanan nasional.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul Draft fury - Bnei Brak erupts as Haredi protesters torch garbage, block roads over conscriptionhttps://www.viory.video/en/videos/a3108_15022026/draft-fury-bnei-brak-erupts-as-haredi-protesters-torch-garbage-block-roads-over-conscriptionProgram: Tribunnews UpdateEditor Video: Muhammad Taufiq Rahman SetyawanUploader: #viory