Jelang Ramadan 1447 H, Persiapan Berbuka Puasa di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya Kalteng
Nia Kurniawan February 16, 2026 09:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA — Buka puasa bersama Ramadan 1447 H, salat Tarawih dengan dua pilihan rakaat, kuliah subuh, hingga Qiyamul Lail akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya.

Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Raya Darussalam, Prof. Dr. KH. Khairil Anwar mengatakan, Ramadan tahun ini diharapkan menjadi momentum menghidupkan masjid sekaligus memperkuat kepedulian sosial umat.

Baca juga: Jadwal Salat Tarawih Ramadhan 2026 cek Palangka Raya, ini Pesan Ketua MUI Kalteng KH Khairil Anwar

Salah satu program utama yang disiapkan adalah buka puasa bersama yang setiap harinya mampu menampung sekitar 1.000 jamaah. 

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar penyediaan konsumsi, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat.

“Buka puasa bersama ini bisa dihadiri kurang lebih 1.000 orang masyarakat dan jamaah yang hadir di Masjid Raya Darussalam,” katanya kepada TribunKalteng.com, Senin (16/2/2026).

Ia pun mengajak para aghniya dan jamaah untuk turut ambil bagian dalam program tersebut.

“Kami siap untuk menampungnya, bagi para aghniya dan jamaah yang ingin membukaan orang berpuasa,” ujarnya.

Selain menghadirkan kebersamaan saat berbuka, suasana malam Ramadan juga akan dihidupkan melalui pelaksanaan salat Tarawih dengan dua pilihan rakaat, yakni delapan dan 20 rakaat.

“Tarawih di Masjid Raya ada yang 8 rakaat, kemudian ada juga yang 20 rakaat. Maka kita memberikan semacam prasmanan. Silakan masyarakat memilih, mau yang 8 atau yang 20 rakaat. Ini salah satu bukti bahwa kita moderat dalam beragama,” jelasnya.

Penguatan keilmuan juga menjadi perhatian. Selama Ramadan, kuliah subuh digelar setiap Rabu dan Sabtu, sementara kuliah zuhur dilaksanakan setiap hari setelah salat zuhur, kecuali Jumat.

“Itu setiap hari ba’da salat zuhur kita laksanakan, kecuali hari Jumat. Karena hari Jumat adalah waktu salat Jumat dilaksanakan pada waktu zuhur,” katanya.

Semangat menghidupkan Ramadan juga diwujudkan melalui peringatan Nuzulul Quran pada 16 Ramadan. 

Menjelang momen tersebut, Masjid Raya Darussalam akan menggelar Pekan Lomba Nuzulul Quran bagi siswa SD dan SMP se-Kota Palangka Raya.

“Pada pekan lomba tersebut akan dilaksanakan lomba membaca Al-Quran, juz ‘amma, hafalan Al-Quran, lomba adzan, dan lomba menjadi imam. Barangkali juga akan ada lomba salat jenazah,” tuturnya.

Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, suasana ibadah akan semakin ditingkatkan melalui pelaksanaan Qiyamul Lail mulai malam ke-21 hingga malam terakhir. 

Jamaah dijadwalkan bangun sekitar pukul 01.30 atau 02.00 dini hari untuk melaksanakan salat hajat dan salat tasbih berjamaah, kemudian dilanjutkan sahur bersama.

“Biasanya sahur bersama ini diikuti antara 150 sampai 200 orang di Masjid Raya Darussalam,” ungkapnya.

Di sisi lain, pengelola masjid juga menerima zakat fitrah, zakat mal, dan fidyah untuk kemudian disalurkan kepada fakir miskin dan mustahik. 

Pada malam takbiran, jamaah akan menggelar takbiran di masjid serta sebagian mengikuti pawai takbir yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Puncaknya, salat Idul Fitri 1447 Hijriah akan dilaksanakan di Masjid Raya Darussalam.

Khairil Anwar berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat kepedulian sosial.

“Mudah-mudahan kita diberikan kemudahan untuk memakmurkan masjid dan berbagi dengan sesama selama Ramadan,” pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Iqbal)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.