Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Haji Muhammad Ali Kosah mengatakan, awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah di Kabupaten TTU masih menanti hasil Sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia dan sejumlah pihak terkait di Jakarta besok.
"Awal puasa masih menanti keputusan pemerintah," ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menegaskan, pelaksanaan puasa mayoritas Umat Islam di Kabupaten TTU selalu merujuk pada hasil pengumuman dari pemerintah melalui Menteri Agama Republik Indonesia.
Menurutnya, Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat dan berkah bagi Umat Islam di seluruh dunia. Semua Umat Islam diwajibkan mempersiapkan diri menyambut Bulan Ramadhan.
Baca juga: Polres TTU Beberkan Kronologi Lakalantas Renggut Nyawa Seorang Pelajar di Desa Saenam
Sejauh ini, kata Muhammad, sejumlah persiapan telah dilakukan secara khusus di Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu. Persiapan ini berkaitan dengan pembersihan dan lain-lain.
Ia mengajak Umat Islam di Kota Kefamenanu untuk menjalankan Puasa Bulan Ramadhan tahun ini dengan penuh keyakinan dan kekhusyukan.
Karena Bulan Ramadhan bagi Umat Muslim adalah bulan yang penuh barokah dan rahmat.
Di sisi lain, kata Haji Muhammad Ali Kosah, Bulan Ramadhan ini juga menjadi momentum untuk terus merawat kerukunan umat beragama atau toleransi di Kabupaten TTU.
"Kedua, supaya ketenteraman kerukunan umat beragama khususnya di Kabupaten Timor Tengah Utara berjalan sebagaimana biasanya. Kerukunan umat beragama ini dilaksanakan agar ketenteraman kerukunan umat beragama di Kabupaten TTU berjalan dengan damai dan aman sehingga dalam melaksanakan apapun entah itu dari Umat Islam maupun saudara-saudari agama yang lain berjalan dengan aman sesuai dengan kehendak umat beragama," ungkapnya.
Menariknya, Umat Islam Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu, Kabupaten TTU selalu menyiapkan makanan buka puasa bagi para musafir atau orang yang sedang melakukan perjalanan. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan berbagi di Bulan Ramadan.
Ketua Majelis Takmir Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu, Haji Fahmi Abdullahi, S. E mengatakan, aksi berbagi ini tidak hanya dilakukan untuk Umat Islam saja namun, dilakukan untuk semua umat beragama. Pasalnya, Umat Islam menganut ajaran Rahmatan Lil Alamin atau menjadi berkat bagi semua orang.
"Musafir atau Umat Islam yang melakukan perjalanan yang mungkin berkunjung ke Kota Kefamenanu mereka mau berbuka puasa kami sediakan makanan dan takjil,"ujarnya.
Di sisi lain, kata Haji Fahmi, toleransi dan keberagaman sangat dijunjung tinggi oleh Umat Islam di Masjid Agung Nurul Falah maupun umat beragama lain.
Haji Fahmi selalu berpesan kepada jemaah masjid setempat untuk berbagi dalam situasi sulit. Karena mungkin di saat sulit, Tuhan sedang menguji mereka. (bbr)