TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk dalam penanganan preservasi jalan paket 1.
Ruas sepanjang 3,68 km ini bakal mendapat perhatian khusus.
Tidak hanya perbaikan jalan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel bakal memberikan akses bagi pejalan kaki lewat pedestrian.
Kepala Dinas BMBK Sulsel Andi Ihsan menjelaskan sedang menjajaki skema menghadirkan pedestrian di sepanjang Ruas Jl Tun Abdul Razak.
Saat ini, pedestrian di ruas jalan tersebut hadir di beberapa titik saja.
"Kita mau jajaki dulu bagaimana siklusnya, mudah-mudahan pemerintah setempat bisa berikan akses pelebaran pedestrian. Kita mau lebarkan dari titik awal itu mungkin jadi minimal tiga meter," ujar Andi Ihsan saat dihubungi pada Kamis (19/2/2026).
Andi Ihsan menyebut skema awalnya akan dilakukan pengerjaan pada drainase saluran di tepi jalan.
Baca juga: Jalan Pajjaiang Rusak Parah Tapi Status Aset Tak Tercatat di Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar
Sementara pedestrian akan berada di atas drainase.
Ihsan menargetkan lebar pedestrian di kisaran 3 meter hingga 3,5 meter.
Lebar ini dinilai mencukupi untuk aktivitas pejalan kaki maupun masyarakat yang ingin berolahraga.
"Kalau itu bisa terwujud, dalam hal ini lahannya di mudahkan. Nanti konsepnya bisa jadi jogging track karena luas kan," sambungnya.
Tahap awal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa guna sosialisasi ke masyarakat.
Mengingat pengerjaan jalan hingga pedestrian nantinya akan berdampak ke pengguna jalan.
"Ini kan mau sosialisasi dulu mudah-mudahan masyarakat yang dilalui bisa memahami," katanya.
Andi Ihsan menyebut pedestrian juga akan disiapkan pada Jl Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sulsel.
Konsepnya serupa, bisa dimanfaatkan sebagai jogging track.
"Jalan Jenderal Sudirman sementara proses lelang paket VI, insyaallah dikerjakan juga pedesteriannya," kata Mantan Kepala Biro Umum Sulsel ini.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyebut rencana pembangunan pedestrian sebagai bentuk menata Kawasan perbatasan Gowa - Makassar ini.
“Insya Allah, rencana pembangunan pedestrian ini akan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta mendukung mobilitas masyarakat. Kita ingin kawasan ini tertata lebih baik dan memberikan akses bagi pejalan kaki,” ujar Andi Sudirman.
Diketahui, perbaikan jalan paket 1 membentang dari Jl Hertasning dan Jl Aroepala di Kota Makassar, Sulsel.
Kemudian berlanjut ke ruas jalan Kabupaten Gowa.
Mulai dari Jl Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung - Bili-Bili, Sungguminasa - Malino.
Proyek memanjang ke arah Sinjai dan Bulukumba, dari ruas Batas Sinjai - Palampang, ruas Tanete - Tanaberu, dan ruas Kalimporo - Sumalaya - Batas Sinjai.
Paket I nilai kontraknya mencapai Rp430,7 Miliar penanganan sepanjang 300,24 km.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz