Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Mulai awal puasa Ramadan 1447 Hijiriah, penumpang umum di pedesaan Lawe Pakam- Kutacane dan trayek angkutan pedesaan lainnya Kutacane-Ketambe, sepi penumpang.
Akibatnya, sopir mobil penumpang (Mopen) mengeluh.
Pasalnya, selama ini andalan penumpang mereka mayoritas pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA.
Namun memasuki libur puasa Ramadan, para pelajar tidak bersekolah.
"Pelajar libur mulai tanggal 16 hingga 22 Februari 2026. Kemudian, tanggal 23 Februari 2026 mulai masuk sekolah.
Saat ini, untuk mencari setoran Rp 100 ribu per hari dan gaji Rp 50.000 aja sulit.
Karena selain penumpang pelajar yang lagi nihil, penumpang umum juga sangat sepi," kata sopir mopen trayek Lawe Pakam-Kutacane, Ali Basrah kepada TribunGayo.com, Jumat (20/2/2026).
Dikatakan, setiap tahun khususnya setiap liburan sekolah terutama pada bulan puasa Ramadan, omset para sopir ini merosot tajam hingga 60 persen.
Karena, mereka hanya mengandalkan penumpang umum yang berbelanja ke pasar-pasar.
Sementara untuk Ramadhan, pemerintah menetapkan waktu belajar di rumah untuk siswa sekolah di awal bulan puasa.
Dalam Surat Edar Bersama (SEB) Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ diatur bahwa pada tanggal 18 hingga 21 Februari 2026, siswa akan melaksanakan pembelajaran secara mandiri di lingkungan keluarga.
Kemudian, siswa akan masuk sekolah lagi pada Senin, 23 Februari sampai Sabtu, 14 Maret 2026.
"Pada tanggal 23 Februari 2026 sampai dengan tanggal 14 Maret 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah, madrasah, satuan pendidikan anak usia dini, dan satuan pendidikan keagamaan," tulis keterangan di SEB tersebut. (*)
Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Merosot Tajam Hari Ini 20 Februari 2026
Baca juga: Jadwal Shalat dan Buka Puasa Ramadhan Jumat 20 Februari 2026 di Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Sungai Alas Aceh Tenggara, Kasat Reskrim: Keluarga Tolak Autopsi