TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Tim dosen, instruktur dan mahasiswa Program Studi Teknologi Mesin Politeknik Cristo Re menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Aebubu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Aebubu ini berfokus pada pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Desa Aebubu diketahui memiliki potensi sekam padi yang cukup besar, yakni sekitar 12,6 hingga 18,9 ton per musim. Namun, selama ini limbah tersebut kerap dibakar secara terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan.
Dosen sekaligus instruktur Prodi Teknologi Mesin, Rian Gili, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mengubah limbah menjadi produk bernilai guna.
Baca juga: Hino Gandeng Politeknik Cristo Re Kembangkan SDM Unggul melalui Program CSR
“Kami melihat peluang ini untuk melatih masyarakat mengolah limbah sekam padi menjadi briket arang yang memiliki nilai kalor 2.800–3.350 kkal per gram. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa, meningkatkan keterampilan mereka, serta menghadirkan solusi bahan bakar ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Rian yang juga merupakan lulusan S2 Jurusan Energi Terbarukan Institut Teknologi Bandung berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi energi terbarukan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pemanfaatan energi terbarukan dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Melalui kegiatan PkM ini, civitas akademika Poltek Cristo Re Maumere menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna dan ramah lingkungan.