TRIBUNMANADO.CO.ID - Tumpahan solar berceceran di ruas jalan Trans Sulawesi desa Tote, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (20/02/2026).
Jaraknya dari ibu kota Boroko sekitar 15 km atau 20 menit menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat.
Tumpahan solar tersebut membuat jalanan licin dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Apalagi posisi jalan menurun dan tumpahan solar tepat berada di tikungan.
Peristiwa ini kerap meresahkan warga karena selain mengganggu pengendara, juga rawan menyebabkan kecelakaan.
Ridwan, salah satu warga desa Tote mengatakan, hampir tiap minggu ada tumpahan solar atau minyak di ruas jalan itu.
"Hampir tiap minggu pasti ada ceceran solar di seputaran jalan itu," kata Ridwan.
Untuk itu, Ridwan berharap pihak berwajib dapat menyelidiki peristiwa ini.
"Berharap pihak Kepolisian agar mengawasi kendaraan-kendaraan yang kerap kali menyebabkan tumpahan solar di lokasi jalan itu," harapnya. (pri)
Bolmut adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Ibu kotanya adalah Boroko.
Banyaknya penduduk kabupaten ini pada 2020 berjumlah 83.112 jiwa, dan sebanyak 87.627 jiwa pada pertengahan 2024.
Kabupaten ini disetujui pemekarannya dari Kabupaten Bolaang Mongondow oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 8 Desember 2006. Kabupaten ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2007 pada tanggal 2 Januari 2007.
Bolmut kini lebih dikenal dengan Boltara.
Boltara dinilai sebagai akronim yang lebih keren dan merepresentasikan semangat transformasi yang lebih segar.
Jarak Boltara ke Manado Ibu Kota Sulut yakni 275 km atau bisa ditempuh dengan 6 jam 21 menit lewat Jl. Trans Sulawesi. (Pri)