Cerita Alumni Pilih Pascasarjana Universitas Widyatama: Fleksibilitas dan Akreditasi Unggul
Siti Fatimah February 20, 2026 10:28 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Keputusan melanjutkan studi S2 bukan perkara mudah, terutama bagi para pekerja. Namun bagi Iqbal, alumni Pascasarjana Universitas Widyatama, pilihan itu terasa tepat berkat fleksibilitas sistem kuliah dan kualitas akademik yang ditawarkan.

Iqbal yang kini bekerja, mengaku memilih Pascasarjana Widyatama karena reputasi akreditasi dan kemudahan sistem pembelajaran bagi mahasiswa yang sudah bekerja.

“Waktu saya masuk, akreditasinya sudah A. Pas saya lulus malah sudah unggul. Itu salah satu alasan utama saya memilih di situ,” ujar Iqbal saat dihubungi, Jumat (20/2/2026).

Di kelasnya, mayoritas mahasiswa merupakan pekerja aktif. 

“Kalau di kelas saya, sekitar 90 persen sudah kerja. Kita pilih kelas weekend karena sulit kalau harus masuk setiap hari,” katanya.

GEDUNG PASCASARJANA UNIVERSITAS WIDYATAMA- Program Pascasarjana Universitas Widyatama terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilihan studi lanjut di Kota Bandung.  (Tribun Jabar/Dok Universitas Widyatama)

Menurutnya, sistem perkuliahan dirancang fleksibel.

Mahasiswa dapat memilih kelas reguler pagi, sore, malam, kelas online di hari kerja, hingga pertemuan tatap muka di akhir pekan. 

“Kita bisa pilih sesuai kebutuhan. Kalau kerja Senin sampai Jumat, bisa ambil malam atau weekend. Jadi sangat memudahkan,” jelasnya.

Fleksibilitas itu diperkuat dengan sistem digital yang terintegrasi. 

“Perpustakaan sudah online, materi kuliah bisa diakses digital, pembayaran juga bisa dilakukan secara sistem. Nilai dan administrasi sudah mudah diakses lewat web,” ungkap Iqbal.

Ia juga menyoroti dukungan kampus terhadap publikasi ilmiah mahasiswa. 

“Dasar-dasar pembuatan jurnal sudah diajarkan di mata kuliah. Jadi kita dibekali dari teori sampai cara penyusunannya. Untuk publikasi, tinggal pilih mau ke mana,” katanya.

Dari sisi pembiayaan, Iqbal menilai skema cicilan menjadi solusi bagi pegawai yang ingin melanjutkan studi. 

“Setiap bulan bisa dicicil selama satu semester. Jadi enggak harus bayar lunas di awal. Untuk pegawai seperti saya, itu sangat membantu,” tuturnya.

Meski persaingan perguruan tinggi di Bandung sangat ketat, ia melihat Pascasarjana Widyatama tetap mampu menunjukkan kualitasnya. 

“Memang banyak kampus besar di Bandung, negeri maupun swasta. Tapi dari sisi akreditasi, fasilitas, dosen, dan biaya, Widyatama sudah bisa bersaing,” ujarnya.

Bagi Iqbal, pengalaman selama menempuh studi S2 bukan sekadar memperoleh gelar, tetapi juga memperluas wawasan dan jejaring profesional. 

“Dosen-dosennya berkualitas, diskusi berjalan aktif, dan suasana kelas mendukung. Secara keseluruhan, saya puas dengan pengalaman belajar di sana,” ucap Iqbal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.