Benteng Beton Iran di Parchin Diklaim Mampu Redam Serangan Skala Besar Amerika Serikat
Muhammad Arief Prasetyo February 20, 2026 10:42 PM

Citra satelit memperlihatkan, Iran mengubur pintu masuk terowongan di lokasi nuklir yang dibom oleh Washington dalam perang 12 hari melawan Israel pada 2025.

Dalam upayanya mempercepat proses pembangunan, Iran juga memperkuat pintu masuk terowongan di dekat lokasi lain.

Mereka juga memperbaiki pangkalan rudal akibat serangan AS dan Israel.

Belajar dari pengalaman perang tahun lalu, kini Iran terus memperkuat kompleks militer Parchin.

Diketahui, penguatan struktur bawah tanah diyakini bisa untuk meminimalkan dampak serangan udara presisi tinggi.

Sebagai informasi, kompleks militer Parchin selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas sensitif Iran yang kerap dikaitkan dengan riset militer dan pengembangan teknologi strategis.

Lokasi itu beberapa kali menjadi sorotan internasional.

Termasuk oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) yang pernah meminta akses inspeksi di masa lalu.

Terkini, pihak Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas laporan citra satelit terbaru tersebut.

Namun sebelumnya, pejabat pertahanan AS menegaskan, akan terus memantau aktivitas militer Iran secara ketat.

Hal itu dilakukan demi menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.