TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Hugua, mengajak masyarakat Kota Kendari menjadikan puasa sebagai sarana mengendalikan ego.
Hal tersebut disampaikan saat Safari Ramadan di Masjid Al Alam Kendari yang berada di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu.
Hugua dalam sambutannya, mengatakan esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kemampuan mengendalikan diri dari dorongan ego dan hawa nafsu.
Menurutnya, terdapat tiga bentuk ego yang dapat dikendalikan melalui puasa, yakni ego terhadap keinginan fisik seperti makan dan minum.
Puasa melatih seseorang menahan dorongan biologis yang sebenarnya halal sehingga terbiasa mengontrol diri.
Baca juga: Jadwal Penceramah Ramadan 2026 di Masjid Babut Taqwa Kendari Sulawesi Tenggara
Kemudian, ego emosional berupa amarah dan reaksi berlebihan.
Selama berpuasa, umat diajarkan menjaga ucapan dan sikap agar tidak mudah terpancing konflik.
Lalu, ego duniawi yang berkaitan dengan keserakahan dan kepentingan pribadi.
“Puasa menumbuhkan kesadaran bahwa hidup tidak semata mengejar harta atau kedudukan, tetapi untuk beribadah kepada Allah SWT,” tuturnya.
Mantan Bupati Wakatobi ini, menyampaikan ibadah puasa juga menumbuhkan empati sosial.
Baca juga: Daftar Lokasi Safari Ramadan 2026 Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Wagub Hugua
Rasa lapar yang dirasakan selama Ramadan dapat mendorong kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
“Di Sulawesi Tenggara, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus diperkuat, terutama melalui kegiatan membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Berdasarkan surat Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Nomor 000.1.5/921, keduanya akan melangsungkan safari di 17 kabupaten dan kota.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra, Andi Syahrir, mengatakan Safari Ramadan ini dilaksanakan dalam rangka mensyiarkan nilai-nilai keagamaan.
Sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sultra dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh lapisan masyarakat.
"Rangkaian kegiatannya meliputi buka puasa bersama, Salat Isya dan Tarawih berjemaah, serta sambutan atau arahan gubernur maupun wakil gubernur,” kata Andi Syahrir saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Kamis (19/2/2026).
Mantan Plt Kepala Biro Adminitrasi Pimpinan (Adpim) Sultra ini, menyampaikan berdasarkan jadwal, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka akan melakukan Safari Ramadan di daerah kepulauan seperti Kabupaten Buton Utara, Wakatobi, Buton.
Kota Baubau, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna Barat, Muna, dan Konawe Kepulauan.
Wagub Sultra, Hugua dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadan di daerah daratan seperti Kota Kendari, Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, Bombana, dan Konawe Selatan.
“Untuk waktunya tentatif sekali, sehingga kita tidak mencantumkan tanggalnya, dan sewaktu-waktu mengalami perubahan karena menyesuaikan dengan agenda kedinasan gubernur dan wakil gubernur,” jelasnya.
Safari Ramadan 1447 H ini merupakan Ramadan kedua yang dijalani Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua sejak dilantik pada Februari 2025
Pada Ramadan sebelumnya, Andi Sumangerukka melaksanakan Safari Ramadan di wilayah daratan, sedangkan Hugua di wilayah kepulauan. (*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)