Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jalan melalui program TMMD yang kini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.
Hartini (54) mengaku, pembangunan jalan tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil kebun seperti kepala sawit.
“Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bisa dilalui. Kami jadi lebih mudah bawa hasil kebun. Dulu jalannya sulit dilewati dan cukup terjal,” ungkap Hartini dalam rilis media center Pemprov Bengkulu, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital karena menjadi penghubung antar desa serta jalur utama distribusi hasil pertanian warga.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung meninjau pembangunan jalan TMMD di Desa Kemang Manis pada Jumat (20/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Helmi mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kita ingin membangun Bengkulu Selatan ini secara bersama-sama. Jangan terpancing hoaks yang memprovokasi dan menebarkan kebencian,” kata Helmi.
Baca juga: Cerita Haru di Balik Surau Air Jelatang Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Beri Bantuan RTLH-Beasiswa
Pembangunan yang dilakukan pemerintah bertujuan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan haknya, termasuk akses pendidikan dan layanan kesehatan, tanpa membedakan suku, agama, maupun profesi.
“Kita juga ingin seluruh masyarakat dapat menikmati fasilitas dan haknya sebagai warga negara. Oleh sebab itu, pemerintah hadir untuk memastikan hal tersebut betul-betul diperoleh masyarakat,” jelas Helmi.
Untuk Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk pelaksanaan program TMMD di empat desa, yakni Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis.
Tak hanya itu, Helmi memastikan program tersebut akan terus dilanjutkan bahkan ditambah.
“Program TMMD ini terus kita lanjutkan. Tahun ini insyaAllah akan kita tambahkan lagi sekitar Rp30 miliar dari APBD Provinsi,” tutup Helmi.
Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur jalan ini mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, khususnya sektor perkebunan.