TRIBUNNEWS.COM - Kalender Jawa adalah sistem penanggalan tradisional yang masih digunakan oleh masyarakat Jawa hingga kini, sebagai penanda waktu dan pedoman hidup yang sarat dengan filosofi.
Dalam tradisi Jawa, setiap hari memiliki kombinasi dengan pasaran (Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing) yang disebut weton.
Weton menurut kepercayaan masyarakat Jawa memengaruhi karakter seseorang, rejeki, jodoh, hingga arah perjalanan hidup.
Selain itu, kalender Jawa juga mengenal sistem wuku, yaitu siklus mingguan berjumlah 30 yang masing-masing memiliki makna dan pengaruh tersendiri terhadap kehidupan manusia.
Kalender Jawa 21 Februari 2026, menurut perhitungan jatuh pada weton Sabtu Wage dengan wuku Prangbakat.
Lantas, apa makna filosofi weton Sabtu Wage dan wuku Prangbakat?
Weton Sabtu Wage terbentuk dari kombinasi hari Sabtu dan pasaran Wage.
Dalam perhitungan neptu Jawa, Sabtu memiliki nilai 9 dan Wage memiliki nilai 4, sehingga total neptu weton Sabtu Wage adalah 13.
Jumlah neptu ini termasuk kategori sedang, yang mencerminkan keseimbangan antara ketegasan, kecerdasan, dan kelembutan hati.
Orang yang lahir pada weton Sabtu Wage biasanya dikenal memiliki sifat tegas, pekerja keras, dan penuh tanggung jawab.
Mereka cenderung memiliki semangat tinggi dalam bekerja, tidak mudah menyerah, dan mampu menjadi teladan bagi lingkungannya.
Baca juga: Jejak Spiritual, Budaya dan Cinta di Masjid Raya Fatimah Surakarta, Saksi Janji Pengantin
Karakter ini menjadikan mereka sosok yang dihormati karena keteguhan hati dan konsistensinya.
Namun, sifat keras kadang membuat mereka terlihat kaku atau sulit berkompromi, sehingga perlu belajar menyeimbangkan antara ketegasan dan fleksibilitas.
Dari sisi rejeki, weton Sabtu Wage dipercaya memiliki jalan hidup yang cukup stabil.
Mereka biasanya memperoleh keberhasilan dari usaha yang konsisten dan kerja keras.
Rejeki orang dengan weton ini sering datang dari bidang yang membutuhkan ketekunan, perencanaan, atau pekerjaan yang berhubungan dengan kepemimpinan.
Dalam hal jodoh, Sabtu Wage dianggap cocok dengan weton yang memiliki neptu lebih tinggi, karena dapat saling melengkapi dan memberikan keseimbangan energi dalam hubungan.
Secara spiritual, weton Sabtu Wage sering dikaitkan dengan energi keteguhan dan kesabaran.
Hari ini tanggal 21 Februari 2026 juga berada dalam siklus wuku Prangbakat, salah satu dari 30 wuku dalam kalender Jawa.
Wuku Prangbakat memiliki filosofi yang berkaitan dengan kekuatan, keberanian, dan kesiapan menghadapi tantangan.
Kata prang berarti perang atau perjuangan, sedangkan bakat berarti kesiapan atau kemampuan.
Secara simbolis, wuku ini menggambarkan seseorang yang memiliki potensi besar untuk menghadapi rintangan hidup dengan keberanian dan tekad.
Orang yang lahir pada wuku Prangbakat biasanya dipercaya memiliki sifat tegas, berani, dan pekerja keras.
Mereka cenderung tidak mudah menyerah, mampu menghadapi kesulitan dengan semangat juang, dan sering menjadi panutan dalam lingkungannya.
Namun, sifat keras kepala kadang muncul, sehingga perlu belajar mengendalikan ego dan menyeimbangkan keberanian dengan kebijaksanaan.
Dari sisi rejeki, wuku Prangbakat sering dikaitkan dengan keberhasilan yang diperoleh melalui perjuangan.
Rejeki mereka tidak datang dengan mudah, tetapi melalui kerja keras dan ketekunan.
Dalam hal jodoh, orang dengan wuku ini dianggap cocok dengan pasangan yang mampu memberikan kelembutan dan keseimbangan, sehingga energi keberanian mereka tidak berubah menjadi sikap keras yang merugikan hubungan.
Secara spiritual, wuku Prangbakat mengajarkan tentang pentingnya kesiapan batin dalam menghadapi cobaan hidup.
Selengkapnya berikut daftar penanggalan kalender Jawa Februari 2026 lengkap dengan Weton Jawa, Hari Pasaran Jawa, Neptu, Wuku, dan penanggalan Islam Hijriah, berikut ini.
Link Download Kalender Februari 2026 lengkap weton Jawa, pasaran dan Kalender Islam Hijriah 1447 H: KLIK
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)