3 BERITA POPULER PADANG: Remaja Balap Liar, Kabau Sirah Gagal Poin Penuh dan Update Harga Beras
Rahmadi February 21, 2026 08:27 AM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dalam 24 jam terakhir setelah tayang di TribunPadang.com dalam populer Padang.

Pertama, puluhan pelaku aksi balap liar diamankan oleh jajaran Polresta Padang pada Kamis (19/2/2026) malam.

Bukan hanya pelaku aksi balap liar, kepolisian juga ikut mengamankan kendaraan sepeda motor milik pelaku sebanyak 34 unit.

Kedua, Semen Padang FC menunjukkan semangat juang tinggi pada babak kedua saat menjamu Malut United pada lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026).

Sempat tertinggal, Kabau Sirah akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit akhir.

Ketiga, memasuki hari kedua puasa Ramadan 2026, harga beras cenderung normal di Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (20/2/2026). 

Pernyataan itu disampaikan oleh sejumlah pedagang beras di Pasar Raya Padang saat ditemui TribunPadang.com.

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Kegiatan Pesantren Ramadan Belum Dimulai, Remaja di Padang Terlibat Balap Liar

Puluhan pelaku aksi balap liar diamankan oleh jajaran Polresta Padang pada Kamis (19/2/2026) malam.

Bukan hanya pelaku aksi balap liar, kepolisian juga ikut mengamankan kendaraan sepeda motor milik pelaku sebanyak 34 unit.

Pelaku aksi balap liar ini diamankan saat petugas kepolisian dari Polresta Padang menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Untuk memastikan keamanan masyarakat dalam beribadah selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau 2026, Polresta Padang mengerahkan sebanyak 600 personel.

Baca juga: Puluhan Remaja Terjaring Patroli di Padang, Diduga Hendak Balap Liar dan Tawuran Saat Ramadan

Dalam menyambut Ramadan, Polresta Padang juga telah menggelar apel siaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di halaman Mapolresta Padang, Selasa (17/2/2026).

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Afrides Roema, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan situasi Kota Padang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadan.

Terkait adanya diamankannya puluhan pelaku balap liar, Kompol Afrides Roema, menyebutkan dikarenakan saat ini sedang libur Ramadan.

Kata dia, pelajar saat ini sedang libur sekolah, dan nantinya proses belajar akan dipindahkan ke masjid dalam kegiatan Pesantren Ramadan.

Baca juga: Hari Kedua Puasa Ramadan 2026, Harga Cabai Merah Naik Jadi Rp50.000 Sekilo di Pasar Raya Padang

Namun, kegiatan Pesantren Ramadan belum berjalan, sehingga para pelajar tidak ada kegiatan.

"Sekarang masih libur sekolah, belum ada kegiatan Pesantren Ramadan. Kemudian juga pengaruh teman dan ikut-ikutan atau ajakan teman," ujar Afrides.

Oleh karena itu, Afrides berharap kepada para orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak terlibat kegiatan yang membahayakan atau merugikan diri sendiri dan orang lain.

Puluhan Remaja Terjaring Patroli di Padang

PENGAMANAN BULAN RAMADAN- Penampakan sejumlah kendaraan yang diamankan petugas Timsus Bravo Polresta Padang dalam kegiatan patroli KRYD di wilayah Kota Padang, Jumat (20/2/2026).
PENGAMANAN BULAN RAMADAN- Penampakan sejumlah kendaraan yang diamankan petugas Timsus Bravo Polresta Padang dalam kegiatan patroli KRYD di wilayah Kota Padang, Jumat (20/2/2026). (Dokumentasi/Polresta Padang)

Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Timsus Bravo Polresta Padang pada Kamis (19/2/2026) malam hingga Jumat pagi, menyoroti fakta bahwa mayoritas yang terjaring merupakan kalangan remaja dan pemuda.

Dalam patroli yang menyasar antisipasi penyakit masyarakat, aksi tawuran remaja atau pelajar, balapan liar serta kendaraan tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong), petugas mengamankan sebanyak 34 unit sepeda motor roda dua.

Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Novianto, menjelaskan bahwa dari 34 kendaraan yang diamankan, sembilan unit merupakan hasil penindakan gabungan personel lalu lintas dan tim siaga kamtibmas, sedangkan 25 unit lainnya diamankan langsung oleh Timsus Bravo.

Baca juga: Polisi Kandangkan Puluhan Motor Balap Liar dan Remaja Diduga Provokator Tawuran di Padang

Berdasarkan pendataan, para pengendara yang diamankan didominasi usia belasan hingga awal 20-an tahun.

Beberapa di antaranya berinisial IJ (27), DS, AMR (19), TP (19), SH (25), MZA (18), GET (23), DEK (22), dan MS (23).

Selain itu, terdapat pula sejumlah remaja lainnya yang masih berstatus pelajar maupun mahasiswa, yakni AMA (17), AHR (19), SY (19), RA (19), DA (17), MV (2010), NM (20), ADA (19), LS (20), AR (19), AR (18), MR (17), RC (31), RFR (17), SW (18), RE (17), serta MF (15).

Mayoritas kendaraan yang diamankan diketahui tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk penggunaan knalpot brong dan beberapa di antaranya tanpa nomor polisi.

Baca juga: Polresta Padang Kandangkan 10 Motor Hasil Razia Balap Liar, Ditahan hingga Usai Lebaran

Selain penindakan kendaraan, dalam rangkaian patroli tersebut petugas juga mengamankan seorang remaja berinisial MJ (2010), pelajar SMP, di kawasan Jalan DPR V, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Wadhi menerangkan, remaja tersebut diamankan saat tim mendapati sekelompok anak duduk di pinggir jalan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam yang bersangkutan, ditemukan indikasi sedang memancing lawan melalui media sosial Instagram.

Dari tangan MJ, petugas mengamankan satu unit handphone android warna hitam sebagai barang bukti.

Baca juga: Jadwal SIM dan Samsat Keliling Kota Padang di Awal Ramadan 2026, Digelar Empat Titik

Kegiatan KRYD yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut melibatkan sekitar 45 personel, dipimpin Pawas Iptu Mardinsyah Hasan serta Dantim Timsus Bravo Ipda Eggy Saputra bersama jajaran.

Patroli berakhir sekitar pukul 08.00 WIB dengan situasi Kota Padang dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Motor Hasil Razia Balap Liar Ditahan hingga Usai Lebaran

Sebanyak 14 orang pelaku balap liar diamankan oleh jajaran Polresta Padang di kawasan Taman Melati, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Petugas kepolisian juga mengamankan sebanyak 10 unit kendaraan roda dua, dan langsung dibawa ke Mapolresta Padang.

Penertiban tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan sejak malam sebelumnya.

Kegiatan bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran dan balap liar, usai pelaksanaan salat Tarawih.

Baca juga: 14 Remaja Terjaring Balap Liar di Taman Melati Padang Saat Sahur, 10 Motor Dikandangkan Polisi

Komandan Tim Khusus (Dantimsus) Alpha Polresta Padang, Ipda Fiki Indra Gani, mengatakan seluruh pelaku beserta kendaraan yang diamankan dibawa ke Markas Polresta Padang.

Tujuannya untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Fiki mengungkapkan, mayoritas pelaku yang terjaring dalam operasi tersebut masih tergolong anak di bawah umur.

Karena itu, langkah penanganan yang diambil tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pembinaan.

Baca juga: 310 Kasus Kekerasan Terjadi di Sijunjung, UPTD PPA dan RPS Diresmikan untuk Perkuat Penanganan

Kemudian, lanjut Fiki, para orang tua dari masing-masing pelaku dipanggil untuk diberikan pemahaman dan tanggung jawab terhadap perilaku anak-anak mereka.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya aksi serupa di kemudian hari.

Sementara untuk kendaraan yang terjaring razia seluruhnya akan dikenakan sanksi tilang dan ditahan hingga setelah Lebaran.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar.

“Untuk kendaraannya, sesuai petunjuk pimpinan, akan ditilang dan ditahan sampai setelah lebaran agar memberikan efek jera,” tegasnya.

Kronologi Diamankannya 14 Pelaku Balap Liar

PENGAMANAN RAMADAN- Tim gabungan Polresta Padang mengamankan 14 pelaku balap liar dan 10 unit roda dua di kawasan Taman Melati, Kota Padang, Kamis (19/2/2026). Polresta Padang akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan ibadah ramadan bisa berjalan aman dan lancar.
PENGAMANAN RAMADAN- Tim gabungan Polresta Padang mengamankan 14 pelaku balap liar dan 10 unit roda dua di kawasan Taman Melati, Kota Padang, Kamis (19/2/2026). Polresta Padang akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan ibadah ramadan bisa berjalan aman dan lancar. (Dokumentasi/Polresta Padang)

Awalnya pihak kepolisian melaksanakan apel antisipasi untuk menghindari potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran dan balap liar, usai pelaksanaan salat Tarawih pada Rabu (18/2/2026) malam.

Upaya menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan terus dilakukan jajaran Polresta Padang.

Salah satunya dengan menertibkan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama pada waktu menjelang sahur hingga usai salat Subuh.

Hasilnya, tim gabungan mengamankan sebanyak 14 orang pelaku balap liar berikut 10 unit kendaraan roda dua di kawasan Taman Melati, pada Kamis dini hari.

Ipda Fiki Indra Gani, menjelaskan bahwa patroli malam dilakukan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan.

“Dari Rabu malam kami sudah melakukan apel antisipasi tawuran dan balap liar setelah salat tarawih, kemudian dilanjutkan patroli,” ujar Fiki.

Baca juga: Harga Beras Awal Ramadan 2026 Stabil di Angka Rp19.500 per Kilogram di Pasar Raya Padang

Patroli tersebut berlangsung dari malam hingga menjelang waktu sahur, personel yang telah bersiaga pun bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik kumpul para pelaku balap liar.

Di kawasan Taman Melati, petugas mendapati adanya aktivitas balapan. Tim gabungan pun langsung melakukan pengamanan terhadap para pelaku yang berada di lokasi.

Sejumlah pelaku sempat berusaha melarikan diri untuk menghindari petugas. Namun, anggota patroli yang menggunakan kendaraan roda dua berhasil mengejar dan mengamankan mereka di lapangan.

“Hasil dari patroli tersebut, sebanyak 10 unit roda dua dan 14 orang pelaku balap liar diamankan oleh tim di lapangan,” jelasnya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Awal Ramadan 2026: Daging Ayam dan Telur di Pasar Raya Padang Naik

Ipda Fiki Indra Gani menekankan bahwa Kapolresta Padang berkomitmen mewujudkan Kota Padang yang aman dan nyaman, khususnya selama bulan Ramadan.

Kepolisian ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa gangguan aksi-aksi yang meresahkan.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, personel akan terus disiagakan setiap hari di sejumlah kawasan yang dinilai rawan selama bulan puasa berlangsung.

“Semoga hasilnya yang terbaik untuk Polresta Padang dalam menanggapi keluhan masyarakat, karena setiap hari personil akan kami siagakan di sana selama bulan puasa,” pungkasnya.

2. Semen Padang FC vs Malut United Berakhir 2-2, Maicon Cetak Gol Injury Time

Semen Padang FC menunjukkan semangat juang tinggi pada babak kedua saat menjamu Malut United pada lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026).

Sempat tertinggal, Kabau Sirah akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit akhir.

Memasuki babak kedua, Semen Padang langsung melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor. 

Firman ditarik keluar dan digantikan Maicon. Ravy Tsouka digantikan Kazaki, sementara Ripal keluar dan Rian masuk menambah energi baru di lapangan.

Peluang emas langsung didapatkan tuan rumah pada menit ke-49. Maicon yang berhasil lepas dari penjagaan pemain Malut United menusuk dari sisi serangan. 

Baca juga: Semen Padang FC Dominan Penyerangan, Malut United Justru Unggul 0-2 di Babak Pertama

Alih-alih menuntaskan peluang dengan tembakan langsung, ia memilih mengirim umpan silang. Namun, tak ada satu pun pemain Semen Padang yang mampu menyambut bola tersebut.

Tiga menit berselang, Malut United memperoleh kesempatan menambah keunggulan. Mereka mendapatkan tendangan bebas di dalam kotak penalti setelah Rendy Oscario melakukan kesalahan dengan menyentuh bola menggunakan tangan usai menerima umpan ke belakang dari rekannya. 

Beruntung bagi Semen Padang, eksekusi tendangan bebas itu hanya membentur pagar hidup sehingga skor tetap bertahan.

Pada menit ke-65, Malut kembali mengancam. Melalui skema tendangan bebas, sepakan salah seorang pemainnya nyaris menambah gol, namun bola hanya membentur mistar gawang.

Ancaman kembali datang pada menit ke-68. Kesalahan lini belakang Semen Padang dimanfaatkan David Da Silva yang berhadapan satu lawan satu dengan Rendy Oscario. 

Baca juga: Truk Mitsubishi Rebah Kuda di Panyalaian Tanah Datar, Sopir Hilang Kendali dari Arah Bukittinggi

BRI SUPER LEAGUE - Suasana Stadion Haji Agus Salim usai laga Semen Padang FC kontra Malut United, Jumat (20/2/2026) malam. Papan skor menunjukkan hasil akhir 2-2 setelah Kabau Sirah menyamakan kedudukan di masa injury time babak kedua, disaksikan ribuan suporter yang memadati tribun.
BRI SUPER LEAGUE - Suasana Stadion Haji Agus Salim usai laga Semen Padang FC kontra Malut United, Jumat (20/2/2026) malam. Papan skor menunjukkan hasil akhir 2-2 setelah Kabau Sirah menyamakan kedudukan di masa injury time babak kedua, disaksikan ribuan suporter yang memadati tribun. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Namun, kiper Semen Padang itu tampil sigap dan berhasil mencuri bola dari kaki David sebelum peluang berubah menjadi gol.

Semen Padang terus berupaya meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-74, Irsyad Maulana masuk menggantikan Kasim Botan. 

Di sisi lain, Malut United juga melakukan penyegaran di lini pertahanan dengan menarik keluar Taufik Rustam dan memasukkan Abduh Lestaluhu.

Menit ke-83, Maicon kembali menjadi ancaman melalui skema serangan balik. Ia menggiring bola sendirian dan mencoba menyelesaikan peluang tersebut, namun tendangannya masih melebar ke sisi kanan gawang.

Kerja keras Semen Padang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87. Berawal dari skema tendangan bebas di sisi kiri yang menghasilkan bola liar di kotak penalti, Kianz Froese yang berdiri bebas sukses memanfaatkan situasi tersebut. Gol itu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membakar semangat tuan rumah.

Baca juga: Semen Padang FC vs Malut United di GHAS Malam Ini, Suporter Prediksi Skor 2-1 dan 1-0

Memasuki awal injury time babak kedua, Stadion Haji Agus Salim bergemuruh. Umpan silang dari sisi kanan sempat terlalu tinggi dan mengarah ke sisi kiri lapangan. 

Namun di sana sudah menunggu Maicon yang langsung melepaskan tendangan voli keras ke sudut sempit kanan gawang Malut United. Bola melesat deras dan mengubah skor menjadi 2-2.

Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun setelah pengecekan, wasit mengesahkannya. Kedua tim masih saling melancarkan serangan di sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2.

Hasil ini membuat Semen Padang FC menunjukkan mental pantang menyerah setelah mampu bangkit dan mengamankan satu poin di kandang sendiri.

3. Harga Beras di Pasar Raya Padang Stabil Hari Kedua Ramadan, Pedagang Jual Rp27 Ribu per Gantang

Memasuki hari kedua puasa Ramadan 2026, harga beras cenderung normal di Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (20/2/2026). 

Pernyataan itu disampaikan oleh sejumlah pedagang beras di Pasar Raya Padang saat ditemui TribunPadang.com.

Salah satu pedagang, Wen mengatakan harga beras cenderung normal di Pasar Raya Padang memasuki hari kedua puasa Ramadan.

Kata Wen, untuk beras bermerek 42, ia menjualnya Rp27.000 per gantang. Diketahui, satu gantang beras umumnya setara dengan sekitar 2,5 kg hingga 3 kg atau setara dengan volume sekitar 3,5 liter hingga 3,8 liter.

"Normal harga beras di hari kedua ini, tidak ada kenaikan atau penurunan. Untuk beras 42, dijual Rp27.000 per gantang," ucapnya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 Kota Payakumbuh Hari Ini 20 Februari 2026

HARGA BAHAN POKOK - Lapak pedagang beras, Isma di Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Pedagang mengaku harga beras cenderung normal pada hari kedua puasa Ramadan di Pasar Raya Padang.
HARGA BAHAN POKOK - Lapak pedagang beras, Isma di Pasar Raya, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Pedagang mengaku harga beras cenderung normal pada hari kedua puasa Ramadan di Pasar Raya Padang. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Sementara itu, untuk beras bermerek Anak Daro, ia menjualnya Rp29.000 per gantang di lapaknya.

Harga beras ini kata Wen sama dengan sebelum memasuki bulan Ramadan 2026. Kenaikan dan penurunan harga hanya dipengaruhi oleh pasokan stok.

"Harganya tetap sama dengan sebelum Ramadan," tegasnya.

Senada, pedagang lainnya bernama Isma juga menyebut harga beras pada hari kedua Ramadan masih normal di Pasar Raya Padang.

Untuk beras bermerek Anak Daro, dijual di harga Rp31.000 per gantang. Lalu beras Solok juga sama dengan harga Rp31.000 per gantang.

Baca juga: Hendri Susilo Ziarah Makam Orang Tua Jelang Lawan Semen Padang, Pelatih Malut United Pulang Kampung

"Beras standar di Pasar Raya, Anak Daro Rp31.000, Solok 31.000 dan IR dari Pariaman 27.000 per gantang," ucapnya.

"Harga mengikuti stok masuk ke pedagang," sambungnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.