Kronologi Pencurian di SDN Siding Tuban, Maling Gergaji Teralis Gasak 3 Laptop
Cak Sur February 21, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Aksi pencurian menyasar lembaga pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim). Kali ini, SDN Siding di Kecamatan Bancar dibobol maling yang nekat menggergaji teralis jendela.

Peristiwa pembobolan yang terekam kamera pengawas (CCTV) tersebut terjadi pada Jumat (20/2/2026) dini hari, saat situasi sekolah sedang sepi dan tidak ada aktivitas.

Kronologi: Teralis Digergaji

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk ke dalam ruangan sekolah dengan cara merusak akses masuk. 

Pelaku diduga kuat menggunakan alat potong untuk menggergaji teralis besi pada jendela sekolah agar bisa menerobos masuk.

Aksi kriminal ini baru diketahui pada Jumat pagi harinya. Penjaga sekolah yang hendak membuka ruang kelas kaget mendapati kondisi jendela sudah dalam keadaan rusak dan terbuka.

Saat dilakukan pengecekan ke dalam ruangan, sejumlah barang inventaris berharga milik sekolah diketahui sudah tidak berada di tempatnya.

Kerugian Capai Rp 20 Juta

Kapolsek Bancar, AKP Dwi Purwoko, membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian tersebut. Pihaknya menyatakan laporan masuk segera setelah kejadian diketahui oleh pihak sekolah.

"Iya, kemarin pagi diketahui oleh penjaga sekolah," ujar Dwi Purwoko saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (21/2/2026).

Akibat kejadian ini, pihak sekolah menderita kerugian materiil yang cukup besar karena hilangnya perangkat pendukung kegiatan belajar mengajar. Rincian kerugian meliputi:

  • 3 Unit Laptop inventaris sekolah hilang.
  • Kerusakan pada fasilitas jendela dan teralis.
  • Total taksiran kerugian mencapai Rp 20 juta.

Saat ini, kepolisian tengah bekerja keras mengungkap identitas pelaku berbekal rekaman CCTV dan barang bukti lain di lokasi kejadian.

"Sampai saat ini kami masih upaya penyelidikan agar kasus ini bisa diungkap. Kita dalami terlebih dahulu dan amankan barang bukti," tegasnya.

Latar Belakang: Marak Pencurian Sekolah

Kasus pembobolan sekolah demi menggasak barang elektronik seperti laptop dan Chromebook memang tengah marak terjadi di awal tahun 2026. Perangkat teknologi yang biasanya digunakan untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi sasaran empuk karena bernilai jual tinggi.

  • SD di Madiun (19/2/2026): Kehilangan 12 unit Chromebook dan harddisk.
  • SDN Karadenan Bogor (17/2/2026): Kehilangan 24 unit komputer.
  • SDN Kaliboto Kidul Lumajang (27/1/2026): Kehilangan barang elektronik senilai Rp 41 juta.

Tren ini menunjukkan bahwa sekolah yang memiliki inventaris IT kini menjadi target operasi spesialis pencurian, terutama saat malam hari.

Imbauan Keamanan

Menyikapi kejadian di SDN Siding dan tren kriminalitas yang meningkat, pihak kepolisian dan pakar keamanan memberikan sejumlah tips penting bagi pengelola sekolah:

  • Simpan di Tempat Aman: Laptop dan proyektor sebaiknya tidak ditinggal di ruang guru/kelas biasa saat malam, melainkan disimpan di brankas atau ruang dengan pintu besi berlapis (tralis ganda).
  • Optimalkan CCTV & Penerangan: Pastikan CCTV berfungsi baik dengan fitur night vision dan arahkan ke titik rawan. Tambahkan penerangan di lorong-lorong sekolah.
  • Sistem Shift Penjaga: Aktifkan sistem jaga malam (waker) secara bergantian, karena kamera CCTV saja seringkali tidak cukup untuk mencegah aksi fisik jika tidak ada yang memantau secara real-time.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.