Masjid Al-Muawwanah di Prabumulih Dibobol Maling Lagi, Perangkat CCTV Hingga Amplifier Raib
Slamet Teguh February 22, 2026 01:32 PM

 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Aksi pencurian terjadi di Masjid Al-Muawwanah yang berlokasi di Jalan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Sumsel.

Aksi pencurian masjid itu diketahui para pengurus masjid saat hendak menunaikan ibadah salat subuh, pada Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Sumsel, kejadian pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.23 WIB atau sebelum waktu salat Subuh.

Pengurus masjid yang datang ke masjid untuk menunaikan salat subuh dibuat kaget dengan kondisi masjid.

Pelaku diduga masuk ke dalam masjid dengan cara merusak atau memecahkan kaca pintu masjid sebelah kiri lalu masuk ke masjid dan mengambil barang berharga.

Tak hanya mengincar uang, pencuri kali ini tergolong cerdik dengan berusaha menghilangkan jejak.

Pelaku dilaporkan menggasak kamera CCTV beserta monitornya.

Selain itu, perangkat vital masjid berupa amplifier juga dibawa kabur, yang mengakibatkan operasional pengeras suara masjid terganggu.

Lokasi kejadian sendiri berada di area yang cukup strategis yakni tepat berada di belakang Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Walikota Prabumulih. 

"Semalam masjid kita dimasuki pencuri, yang dicuri amplifier, kamera CCTV dan monitornya," ungkap Herdawati, satu diantara jamaah ketika diwawancarai di masjid.

Baca juga: Aksi Pencuri Motor di Palembang Terekam CCTV Saat Korban Tengah Tarawih di Masjid di Kemuning

Baca juga: Aksi Maling Motor di Masjid Aniyaturohimin Lubuklinggau Terekam CCTV, Beraksi saat Sholat Subuh

Herdawati mengatakan, pencuri masuk masjid dengan cara memecahkan kaca pintu samping menggunakan batu lalu masuk dan melakukan pencurian.

"Masjid kami ini sudah sering dimasuki pencuri, beberapa waktu lalu juga pernah dicuri dan hilang genset. Kami berharap kepada pihak kepolisian agar pelaku segera ditangkap," harapnya.

Dengan aksi pencurian itu kata Herdawati, aktivitas keagamaan di dalam masjid menjadi terganggu karena tidak ada amplifier sebagai pengeras suara.

"Padahal amplifier baru tapi malah dicuri, aktivitas kita jadi terganggu. Ini biasanya kita ngaji pakai mic jadi tidak bisa, bagitu juga ketika akan mengumandangkan azan jadi tidak terdengar oleh masyarakat," katanya.

Kejadian ini menambah daftar kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Prabumulih yang saat ini tengah gencar melaksanakan Operasi Pekat Musi 2026 untuk menekan angka pencurian dengan pemberatan (curat).

Sementara itu, Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta Deanto SH ketika dimintai tanggapan terkait kasus pencurian itu melalui pesan WhatsApp belum memberikan respon. 

 

 

 

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.