TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kasianus Sagon (70) seorang lansia yang dilaporkan hilang di sungai ditemukan meninggal dunia.
Kasianus dilaporkan hilang di sungai Desa Sungai Daka, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Lansia ini dinyatakan hilang pada Kamis 19 Februari 2026 setelah pada pagi hari pergi memeriksa pukat atau jerat ikan yang dipasang.
Namun hingga malam hari Kasianus tidak kunjung kembali. Pada pencarian awal, tim SAR gabungan menemukan barang-barang milik korban di sekitar lokasi.
Selama proses pencarian, tim terus menyisir aliran sungai tidak jauh dari titik penemuan barang tersebut.
Korban diduga tenggelam saat hendak memeriksa pukat miliknya di sungai.
Koordinator SAR Ketapang, Ayub menyebutkan pencarian sudah dilakukan selama tiga hari.
BACA JUGA : Ditinggal Berbuka Puasa, Satu Rumah di Ketapang Habis Terbakar
Korban sudah di temukan pada Sabtu 21 Februari 2026 Sekitar pukul 08.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
"Sekitar pukul 08.10 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Kasianus Sagon dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya saat di konfirmasi Tribunpontianak.co.id, Minggu 22 Februari 2026 pagi.
Ayub mengatakan korban di temukan Pada Koordinat 0°58'34.53"S -110°27'52.23"T dengan jarak 200 meter dari lokasi kejadian kecelakaan.
Ia juga mengungkapkan bahwa setelah korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR Gabungan korban langsung di serahkan kepada pihak keluarga.
"Setelah korban berhasil dievakuasi, kemudian korban dibawa menuju rumah kelauarga korban untuk di serah terimakan ke pihak keluarga," jelasnya.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Ketapang, BPBD Ketapang, Polsek Sungai Laur, Puskesmas Sungai Laur
Selain itu ada juga masyarakat setempat serta pihak keluarga korban yang turut membantu selama proses pencarian.
Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 08.55 WIB. (fim)