Potret Sirajudin Lasena Bupati Boltara Menangis Saat Melayat di Rumah Duka Hamdan Datunsolang
Alpen Martinus February 22, 2026 05:45 PM

TRIBUNMANADO.COI.ID,BOLTARA - Banyak pelayat datang di rumah duka mantan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Hamdan Datunsolang, di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Sulawesi Utara, Minggu (22/02/2026).

Jarak antara Manado ibukota Sulawesi Utara dan Boltara 275 kilometer.

Di antaranya ada Bupati Boltara Sirajudin Lasena.

Baca juga: Sirajudin Lasena Teteskan Air Mata Saat Lepas Jenazah Mantan Bupati Bolmong Utara Hamdan Datunsolang

MELAYAT: Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh melayat ke rumah duka mantan Bupati Hamdan Datunsolang, di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Minggu (22/02/2026). Air matanya menetes mengenang almarhum.
MELAYAT: Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh melayat ke rumah duka mantan Bupati Hamdan Datunsolang, di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Minggu (22/02/2026). Air matanya menetes mengenang almarhum. (Tribun Manado/Alpri Agogoh)

Ia terlihat sangat terpukul atas meninggalnya tokoh Boltara tersebut.

Lasena pun tak sanggup menahan air matanya.

Saat menyampaikan sambutan pemerintah daerah dalam upacara pemakaman, Sirajudin tidak henti-hentinya meneteskan air mata.

Dia juga tampak menangis dan beberapa kali menghela nafas panjang untuk melanjutkan menyampaikan sambutan pemerintah daerah. 

Hal itu sontak membuat ribuan pelayat larut dalam keharuan. 

MELAYAT: Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh melayat ke rumah duka mantan Bupati Hamdan Datunsolang, di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Minggu (22/02/2026). Air matanya menetes mengenang almarhum.
MELAYAT: Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh melayat ke rumah duka mantan Bupati Hamdan Datunsolang, di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, Minggu (22/02/2026). Air matanya menetes mengenang almarhum. (Tribun Manado/Alpri Agogoh)

Mereka dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, tokoh masyarakat, tokoh agama, politisi, pejabat kepolisian,TNI, pejabat daerah serta pejabat dari provinsi Gorontalo.

Bupati Sirajudin Menyampaikan, saat ini Kita telah kehilangan sosok pengayom, sorang pribadi yang bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Beliau adalah peletak dasar pemerintahan dan pembangunan di Bolaang Mongondow Utara," ucap Sirajudin.

Sirajudin menyampaikan secara pribadi dirinya bangga pernah menjadi bawahan dari Almarhum.

"Atas nama pribadi, masyarakat dan pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," tuturnya.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah Almarhum serta menempatkannya disisi-Nya.

"Mari kita lepaskan kepergian Almarhum dengan tulus," kata Sirajudin dengan mata berkaca-kaca.

Setelah itu upacara pemakaman dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Kemudian jenazah dibawa menuju Masjid An-Nas Desa Voa'a, Kecamatan Bintauna untuk disolatkan dan dimakamkan di Desa Voa'a di samping mahkam istrinya.(PRI)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.