SURYA.co.id – Memasuki akhir Februari 2026, hawa Ramadhan dan Lebaran mulai terasa.
Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS dan PPPK, pertanyaan “Kapan THR cair?” kembali memuncaki mesin pencarian.
Mengacu pada kebiasaan tahun-tahun sebelumnya serta aturan pemerintah, THR ASN umumnya dibayarkan paling cepat H-10 hari kerja sebelum Idul Fitri.
Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menegaskan pencairan THR PNS akan dilakukan lebih awal yakni minggu pertama ramadan.
Pola ini krusial bagi ASN untuk menyusun rencana mudik dan belanja Lebaran.
Agar tidak berhenti pada istilah “H-10”, berikut simulasi kalender hitung mundur pencairan THR PNS 2026 yang lebih pasti untuk perencanaan Anda.
Berdasarkan proyeksi kalender Hijriah dan astronomi, Idul Fitri 1447 H berpeluang besar jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 (kepastian menunggu sidang isbat).
Aturan umum yang berlaku:
Kepastian pencairan lebih awal telah ditegaskan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
“(Pencairan THR) Minggu pertama puasa,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
“Bentar lagi,” tambahnya.
Baca juga: Cara Cepat Cek THR PNS, TNI dan Polri 2026 Sudah Cair Atau Belum untuk Rekening BRI, Mandiri dan BNI
Dengan asumsi Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, simulasi kalendernya sebagai berikut:
Kesimpulan kalender:
Jika konsisten dengan aturan H-10 hari kerja dan tidak ada kendala administratif, THR PNS berpotensi mulai cair sejak Rabu, 11 Maret 2026.
Apabila ada penyesuaian cuti bersama, pencairan dapat bergeser ke hari kerja terdekat.
Namun, jika merujuk pada pernyataan Menkeu Purabaya, jadwal pencairannya bisa lebih awal, yakni mulai Senin (23/2/2026).
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR, guna menjaga daya beli masyarakat sepanjang Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Komponen THR PNS 2026 mengacu kebijakan sebelumnya:
Estimasi kasar:
Tanggal-tanggal di atas bersifat estimasi berbasis kalender dan pola kebijakan sebelumnya. Kepastian resmi tetap menunggu PP dan SPM di masing-masing instansi.
Namun, simulasi ini memberi gambaran waktu yang lebih konkret untuk perencanaan mudik dan belanja Lebaran.