Atlet NPC Sumut Tetap Gelar Latihan Selama Ramadan
Truly Okto Hasudungan Purba February 22, 2026 08:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus National Paralympic Committee Sumatera Utara memastikan program latihan atlet tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Meski demikian, intensitas latihan akan disesuaikan agar kondisi fisik atlet tetap terjaga tanpa mengganggu ibadah puasa.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa (17/2).

Menindaklanjuti penetapan tersebut, Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, menyampaikan bahwa hari pertama puasa akan diliburkan. Kebijakan itu diberikan agar para atlet memiliki waktu bersama keluarga. “Kalau puasa pertama itu semuanya libur, karena kita berikan izin pulang. Mungkin ada yang mau puasa pertama di rumah ataupun sekalian menjelang Ramadan ini ada yang mau ziarah,” ujar Alan.

Namun setelah itu, program pemusatan latihan daerah (Pelatda) tetap berjalan seperti biasa, hanya saja dengan penyesuaian pada intensitas latihan. Alan menegaskan, keberlanjutan latihan penting agar performa atlet tidak menurun, terlebih saat ini beberapa cabang olahraga masih dalam masa pembinaan dan persiapan kompetisi.

“Kalau masalah program latihan kita lanjutkan, tetap latihan. Mungkin dari pelatih semua cabor itu programnya ada penurunan intensitas. Seperti biasanya kalau kita lagi masa Pelatda berjalan ini, tetap latihan agar performa atlet kita tidak menurun walaupun dalam kondisi bulan suci Ramadan,” jelasnya.

Baca juga: Fokus Pembinaan Jangka Panjang, Pelita Medan Soccer Matangkan Skuat Menuju Liga 4 Sumut

NPC Sumut juga menyesuaikan jadwal dengan hari libur nasional yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam sepekan pertama Ramadan, beberapa hari diberikan waktu libur tambahan. Setelah itu, para atlet akan kembali dipanggil mengikuti pemusatan latihan secara terpusat. “Ada beberapa hari libur minimal dalam minggu ini memang kita berikan izin sesuai libur nasional dari pemerintah. Selebihnya itu kita panggil balik untuk mengikuti pemusatan latihan seperti biasa,” katanya.

Alan menambahkan, pihaknya terus mengingatkan para atlet untuk tetap fokus dan disiplin menjalani program yang telah disusun masing-masing pelatih. Ia menyebutkan bahwa penyesuaian intensitas terutama berlaku bagi atlet Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

“Kita tetap sampaikan kepada teman-teman atlet agar tetap fokus masalah latihannya. Kalau masalah program, pelatih pasti sudah tahu bagaimana di bulan suci Ramadan ini. Bagi teman-teman yang Muslim mungkin ada pengurangan intensitas, karena atlet kita juga tidak semuanya Muslim. Tapi yang Muslim pun tetap mengikuti program agar performanya tetap terjaga,” tegasnya.

Dengan skema penyesuaian tersebut, NPC Sumut berharap kondisi fisik dan mental para atlet tetap stabil selama Ramadan, sehingga tidak mengganggu target pembinaan dan prestasi yang telah dicanangkan sepanjang tahun 2026. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.