Untuk Korban Banjir, AMA Indonesia Medan Gelar Padel Tournament Charity
Truly Okto Hasudungan Purba February 22, 2026 08:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) Kota Medan menggelar Padel Tournament Charity for Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat 2026 di Lapangan Fiftynine Hub, Jalan Mongonsidi, Kota Medan, Sabtu (14/2).

Kegiatan olahraga yang dikemas dengan semangat sosial ini dibuka langsung oleh Ketua AMA Indonesia Chapter Medan, Leo Wijaya. Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah penggalangan dana untuk membantu para korban banjir di tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Leo Wijaya menjelaskan bahwa event tersebut merupakan bagian dari rasa solidaritas AMA Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.

“Event hari ini merupakan bagian dari rasa solidaritas kami AMA Indonesia sehingga kita mengadakan event turnamen padel. Artinya ini adalah untuk charity, jadi sebagian akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban dari dampak banjir yang kita ketahui terjadi di akhir tahun lalu ada di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan juga di Aceh,” kata Leo Wijaya kepada Tribun Medan.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya digelar di Kota Medan, melainkan berlangsung serentak di 13 kota di Indonesia oleh masing-masing chapter AMA Indonesia. Pelaksanaan secara bersamaan di berbagai daerah tersebut bahkan mendapat penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan “Turnamen Padel Serentak Di Kota Terbanyak” sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif kolaboratif yang memadukan olahraga dan aksi sosial dalam skala nasional.  Hal ini menunjukkan komitmen organisasi dalam memperluas dampak sosial melalui kegiatan positif.

Khusus di Medan, sebanyak 48 partai turut ambil bagian dalam turnamen tersebut. Antusiasme peserta dinilai cukup tinggi, baik dari kalangan pemula maupun pemain yang sudah berpengalaman.

Menurut Leo, konsep kegiatan ini menggabungkan unsur kompetisi dan kepedulian sosial. Setiap pukulan dan poin yang dikumpulkan peserta dinilai memiliki makna, karena berkontribusi terhadap tujuan amal yang diusung panitia. “Di dalam event ini terkandung nilai sosial sehingga setiap pukulan, setiap poin yang dikumpulkan oleh peserta itu punya makna yang cukup baik,” katanya.

Baca juga: Fokus Pembinaan Jangka Panjang, Pelita Medan Soccer Matangkan Skuat Menuju Liga 4 Sumut

Ia berharap para peserta menyadari bahwa dalam berbagai bidang, termasuk olahraga, banyak hal baik yang bisa dilakukan untuk membantu sesama. “Kita berharap para peserta ini bisa menyadari bahwa dalam banyak bidang kita bisa banyak melakukan hal baik termasuk dalam bidang olahraga. Kami berterima kasih, semoga event ini bisa membawa keberkahan bagi kita semua dan bagi peserta,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, panitia juga membuka kelas khusus pemula. Langkah ini dilakukan untuk memberi ruang bagi masyarakat yang baru ingin mencoba olahraga padel agar bisa ikut merasakan atmosfer kompetisi. “Kebetulan kami juga sengaja membuka kelas pemula. Jadi siapa yang benar-benar pemula, sehingga kalau mereka nantinya suka dengan salah satu cabang olahraga kebetulan event saat ini adalah padel ya Silahkan dilanjutkan. Dan untuk peserta yang sudah expert silahkan bertanding dengan penuh sportifitas,” pungkas Leo. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.