TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi Manado naik sebesar 19 persen.
Peningkatan ini didominasi oleh turis asal Tiongkok dan Korea Selatan.
Kepala Bidang Pengembangan Wilayah Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Sulawesi Utara, Vino Pangemanan, menyambut baik peningkatan tersebut.
Jika jumlah wisman meningkat, otomatis pendapatan di sektor pariwisata juga meningkat seperti okupansi perhotelan, objek wisata, hingga transportasi.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan tersebut dipengaruhi oleh tersedianya penerbangan langsung (direct flight) ke Tiongkok, Taiwan, dan Korea Selatan.
"Selain itu, kerja sama travel agent ke travel agent juga meningkat. Itu yang membuat wisman semakin tahu tentang Manado,” ujar Vino, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, pola kerja sama antarbiro perjalanan atau international tour and travel dinilai lebih efektif dibanding promosi melalui aplikasi atau website semata.
Sistem agent to agent atau business to business dianggap lebih lancar karena terjalin relasi dan kepercayaan langsung antar pengusaha.
Saat ini, sebagian besar penerbangan wisman masih menggunakan charter flight.
Wisata yang paling diminati turis mancanegara adalah wisata laut, wisata gunung, serta danau belerang.
Beberapa destinasi favorit di antaranya adalah Taman Nasional Bunaken yang terkenal dengan aktivitas menyelam dan atraksi lumba-lumba, serta Tomohon.
“Wisatawan asing biasanya tidak ingin terlalu lama menginap di lokasi wisata laut. Mereka lebih suka setelah beraktivitas bisa langsung kembali ke hotel. Kalau harus menginap di lokasi, mereka merasa capek dan waktunya terlalu panjang,” jelasnya.
Sebagian besar wisman mengambil paket wisata selama lima hari empat malam.
Dalam paket tersebut, biasanya terdapat satu malam bebas (free time) yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi pilihan mereka tanpa diatur oleh travel agent.
Baca juga: Buka Stand di Takjil Fest Lippo Plaza Manado, Angie Senang Bisa Jualan Produk Buatannya Sendiri
Baca juga: Lirik Lagu Ranting Perpisahan - Ziell Ferdian
Untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan, Vino menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan asing.
Hal tersebut mencakup penyediaan fasilitas yang memadai, perlengkapan keselamatan (safety) di kapal wisata, serta kemampuan berbahasa asing agar wisatawan merasa nyaman.
“Kalau wisman, kuncinya kita harus mengikuti apa yang mereka mau. Berbeda dengan wisatawan domestik yang bisa datang kapan saja," tuturnya.
Selain itu, travel agent di Manado juga harus lebih banyak menjalin kerja sama dengan travel agent di negara asal turis.
Vino optimis peningkatan jumlah wisatawan mancanegara akan membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, termasuk meningkatnya taraf hidup warga di desa-desa destinasi wisata.(*)