Sembunyi di Kloset Duduk, Ular Sepanjang 1,5 Meter Dievakuasi Damkar Maros
Sukmawati Ibrahim February 23, 2026 10:22 AM

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Tim Animal Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengevakuasi seekor ular yang masuk ke dalam toko bangunan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, Senin (23/2/2026). 

Ular tersebut bersembunyi di bawah kloset duduk berwarna hitam di dalam toko.

Petugas Damkar sigap menangkap ular itu, disaksikan para pegawai toko bangunan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Maros, Baso, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 08.38 Wita.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 08.40 Wita,” ujarnya, Senin (23/2/2025).

Sebanyak empat personel diterjunkan dan dipimpin Danton Muhammad Naqib Assegaf.

Evakuasi berlangsung cepat karena ular berhasil ditemukan tidak lama setelah pencarian.

“Evakuasi dimulai pukul 08.41 Wita dan selesai sekitar pukul 08.45 Wita,” katanya.

Ular ditangkap menggunakan alat grab stick dan hook, yang merupakan perlengkapan standar tim rescue.

“Setelah diamankan, ular kemudian dibawa petugas untuk dilepasliarkan,” tambahnya.

Baca juga: Ular Sanca Raksasa Serang Warga Bantimurung Maros, Korban Digigit dan Dililit hingga Leher

Baso mengungkapkan, jenis ular tersebut adalah Coelognathus erythrurus atau dikenal masyarakat sebagai ular tikus atau ular kopi.

Panjang ular sekitar 1,5 meter.

“Ular tersebut ditemukan dalam kondisi bersembunyi di dalam kloset duduk di area toko bangunan,” sebutnya.

Ia menjelaskan, kemunculan ular di permukiman warga kerap terjadi saat musim hujan.

“Biasanya saat hujan, ular mencari tempat yang lebih kering sehingga sering masuk ke rumah atau bangunan warga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Maros, Jufri, mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar.

Ia meminta warga tidak mencoba menangkap ular secara mandiri karena berisiko membahayakan.

“Segera laporkan ke Damkar jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya agar bisa ditangani petugas,” imbaunya.

Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan menutup celah yang memungkinkan hewan masuk ke dalam rumah.

“Lingkungan yang bersih dan tertutup dapat meminimalkan risiko ular masuk ke permukiman,” tutupnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.